Suara.com - Kabar bagus. Jay Idzes berpeluang besar bermain satu tim dengan Nemanja Matic di Sassuolo pada musim ini.
Kabar transfer pemain ini mencuat setelah Sassuolo dikaitkan dengan Nemanja Matic yang baru saja berpisah dengan Lyon.
Jay Idzes saat ini sudah resmi bergabung dengan Sassuolo di kompetisi Serie A Liga Italia setelah direkrut dari Venezia.
Transfer pemain itu membuat Jay Idzes semakin diperhitungkan karena ia juga menyandang status sebagai kapten Timnas Indonesia.
Selain Jay Idzes, Sassuolo juga memboyong Fali Cande dari Venezia dengan total biaya transfer pemain sekitar 11 juta euro.
Kedatangan Jay Idzes dan Fali Cande dianggap sebagai langkah awal Sassuolo untuk memperkuat skuad di Serie A Italia.
Namun transfer pemain Sassuolo belum berhenti sampai di situ karena klub berjuluk Neroverdi kini membidik Nemanja Matic.
Nemanja Matic menjadi target utama Sassuolo setelah kontraknya resmi diputus oleh klub Prancis, Olympique Lyon.
Laporan media Italia menyebutkan bahwa Sassuolo sudah menggelar pertemuan dengan Nemanja Matic untuk membicarakan transfer pemain.
Baca Juga: Luka Modric Resmi Sebut San Siro 'Rumah Baru', Fans AC Milan Merinding
"Sassuolo bisa saja membuat langkah mengejutkan. Neroverdi sedang mengincar mantan gelandang Roma dan Manchester United, Nemanja Matic," tulis Sassuolo News.
Jay Idzes bisa mendapat kesempatan emas bermain satu tim dengan Nemanja Matic yang berpengalaman di Serie A Italia.
Nemanja Matic sebelumnya pernah memperkuat AS Roma serta memiliki rekam jejak panjang bersama Manchester United dan Chelsea.
Jika transfer pemain ini terwujud, Jay Idzes akan punya mentor kelas dunia yang bisa membantu meningkatkan kualitasnya di Sassuolo.
Pertemuan antara Nemanja Matic dengan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, serta CEO klub Giovanni Carnevali sudah dilakukan.
Namun hingga kini kesepakatan transfer pemain masih tertunda karena Nemanja Matic sedang mempertimbangkan faktor finansial.
Jay Idzes berpotensi menjadi rekan setim yang berharga jika Nemanja Matic akhirnya menerima tawaran Sassuolo di Serie A Italia.
Sassuolo harus bergerak cepat karena Nemanja Matic berstatus bebas transfer dan diminati banyak klub lain di Eropa.
Kehadiran Nemanja Matic di Sassuolo bisa memberi dampak besar terutama bagi Jay Idzes yang masih beradaptasi di Serie A Italia.
Sebagai gelandang bertahan berusia 37 tahun, Nemanja Matic dikenal dengan visi permainan tajam serta pengalaman panjang di Liga Inggris.
Jay Idzes akan diuntungkan jika transfer pemain ini benar-benar terealisasi karena ia bisa belajar dari gaya bertahan Nemanja Matic.
Sassuolo sendiri sedang berusaha bangkit di Serie A Italia setelah musim lalu berjuang keras untuk bertahan di kasta tertinggi.
Kedatangan Jay Idzes di Sassuolo memberi warna baru karena ia menjadi salah satu pemain Asia yang tampil di Serie A Italia.
Transfer pemain ini menjadi sorotan media Indonesia karena Jay Idzes dipandang sebagai simbol kebangkitan sepak bola nasional.
Jika Sassuolo sukses mendatangkan Nemanja Matic, maka duet pengalamannya dengan Jay Idzes bisa menjadi kombinasi solid.
Bagi Nemanja Matic, bermain di Sassuolo akan menjadi babak baru setelah melanglang buana di berbagai klub top Eropa.
Sementara itu, bagi Jay Idzes, kesempatan transfer pemain ini bisa menjadi ajang pembelajaran sekaligus peningkatan performa di Serie A Italia.
Sassuolo diyakini akan menjadi tempat yang tepat bagi Jay Idzes untuk berkembang lebih jauh bersama bintang seperti Nemanja Matic.
Apabila transfer pemain ini benar-benar rampung, maka Jay Idzes tidak hanya mewakili Indonesia di Serie A Italia, tetapi juga mendapat mentor terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions