Suara.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor saat jadi pundit di TV Belanda melemparkan pernyataan keras kepada rekan pemain keturunan Indoneisa, Miliano Jonathans.
Komentar dari Pastoor itu disampaikannya saat jadi komentar di pertandingan Europa League antara FC Utrecht melawan Zrinjski Mostar, Jumat (22/8) dinihari WIB.
Di laga itu, FC Utrecht meraih kemenangan 2-0. Namun, kemenangan itu justru diwarnai perdebatan usai komentar sang kapten, Nick Viergever, yang menyinggung peran wasit.
Viergever memang tampil solid memimpin lini belakang Utrecht. Seusai laga, ia menyampaikan rasa puas atas hasil akhir yang membuat timnya selangkah lebih dekat ke fase grup.
“Itu pertandingan yang sulit, dimainkan dalam momen-momen. Untungnya kami bisa bikin gol kedua, bahkan hampir gol ketiga. Jadi ya, ini hasil yang patut disyukuri,” ujarnya kepada Ziggo Sport.
Viergever menyinggung keputusan wasit asal Bulgaria, Georgi Kabakov, yang menurutnya cukup berpihak pada Utrecht.
“Kadang kamu dirugikan, kali ini kami diuntungkan. Saya pikir wasit memang agak ke arah kami, dan itu bagus. Hal seperti ini memang kamu butuhkan,” ucapnya blak-blakan.
Alex Pastoor Geleng-geleng
Ucapan rekan Miliano Jonathans itu langsung disorot di studio analisis Ziggo Sport. Alex Pastoor tampak kaget dengan pernyataan rekan Ivar Jenner itu.
Baca Juga: Ini Komentar Duo Sayuri Usai Dipanggil ke Timnas Indonesia Lawan Kuwait dan Lebanon
“Itu kan nggak perlu kamu bilang? Kenapa harus diucapkan?” kritik Pastoor dinukil dari Voetbalzone
Presenter Wytse van der Goot, mencoba membela.
“Kalau mereka dirugikan, kita juga sering dengar pemain bicara soal itu. Jadi wajar kalau sekarang merasa diuntungkan.”
Mendengar itu, Pastoor pun sedikit melunak. “Ya, ada benarnya juga sih,” akunya.
Sementara itu, Jan van Halst menilai komentar Viergever justru realistis.
“Utrecht main di lapangan jelek, bola nggak jalan, jadi ya main seadanya. Yang penting hasil, dan mereka dapat hasil. Itu yang utama,” katanya lugas.
Kontroversi Keputusan Wasit
Jika melihat jalannya pertandingan, pernyataan Viergever memang ada dasarnya. Kabakov beberapa kali membuat keputusan yang menguntungkan Utrecht.
Gol pertama tim tamu lahir dari penalti setelah bola sliding Petar Mamic mengenai tangan.
Selain itu, di babak pertama wasit bahkan berdiri di jalur bola saat Zrinjski mendapat tendangan bebas, yang secara tak langsung menggagalkan peluang emas tuan rumah.
Kontroversi berlanjut di akhir laga ketika Mamic diganjar kartu kuning kedua sehingga Zrinjski harus bermain dengan sepuluh orang.
Situasi itu semakin memudahkan Utrecht untuk menjaga keunggulan.
Di sisi lain, permainan keras tuan rumah juga memperkeruh suasana.
Beberapa kali pemain Zrinjski melakukan tekel berbahaya dan sikutan, memaksa wasit untuk lebih sering meniup peluit.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Ini Komentar Duo Sayuri Usai Dipanggil ke Timnas Indonesia Lawan Kuwait dan Lebanon
-
Klub Miliano Jonathans Selangkah Lagi Cetak Sejarah di Liga Eropa
-
Kevin Diks Cedera Lagi, Pertahanan Gladbach dan Indonesia di Ujung Tanduk
-
Marc Klok dan Beckham Putra ke Timnas Indonesia, Ini Reaksi Bojan Hodak
-
FIFA Matchday di Surabaya, Timnas Indonesia Main Kapan? Ini Jadwal Lengkapnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen
-
BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT