Suara.com - Borussia Monchengladbach akan memulai musim baru Bundesliga 2025/26 dengan beberapa catatan penting terkait kondisi skuad mereka.
Meski sudah mendatangkan empat pemain baru serta dua pemain yang kembali dari masa pinjaman, masih ada sejumlah posisi krusial yang tampaknya belum benar-benar aman.
Sorotan utama ada di sektor pertahanan. Kevin Diks, bek anyar yang direkrut dari FC Kopenhagen, masih berkutat dengan masalah otot yang kerap kambuh dalam beberapa bulan terakhir.
Bek Timnas Indonesia itu bahkan harus ditarik keluar lebih cepat saat laga DFB-Pokal. Kondisi itu membuat peluangnya tampil sebagai starter melawan Hamburg SV akhir pekan ini diragukan.
Menurut Fohlen Hautnah, Fabio Chiarodia diperkirakan bakal dipercaya untuk berduet dengan Nico Elvedi di jantung pertahanan.
Gladbach sebenarnya juga masih punya Marvin Friedrich sebagai pelapis berpengalaman, namun kedalaman skuad tetap dipertanyakan.
Kondisi makin rawan karena di posisi bek kanan, Borussia hanya punya Joe Scally tanpa pelapis natural.
Stefan Lainer sudah hengkang, sementara Diks sejatinya bisa dimainkan di sisi kanan, tetapi itu akan memaksa adanya rotasi di posisi bek tengah.
Tak heran jika rumor transfer kian kencang. Nama Zeno van den Bosch, bek muda berbakat Royal Antwerp, disebut-sebut masuk radar Gladbach.
Baca Juga: Bundesliga 2025 Dibuka dengan Duel Sengit Bayern vs Leipzig, Kompany Waspadai Xavi
Namun, banderol sang pemain yang mencapai 10 juta euro dinilai terlalu mahal kecuali ada pemain yang dilepas lebih dulu.
Di lini tengah, problem lain juga muncul. Robin Hack saat ini nyaris tanpa pesaing di sektor sayap kiri.
Shuto Machino, pemain baru asal Jepang, memang punya fleksibilitas bermain di berbagai posisi termasuk winger.
Akan tetapi, pelatih Gerardo Seoane justru lebih melihat potensinya sebagai penyerang tengah untuk mendampingi Tim Kleindienst.
Karena itu, tambahan pemain sayap dianggap masih dibutuhkan.
Paul Wanner sempat jadi target, tetapi wonderkid Bayern Munich itu kini dipastikan bergabung dengan PSV Eindhoven. Situasi ini membuat Gladbach kembali dikaitkan dengan Gio Reyna.
Berita Terkait
-
Bundesliga 2025 Dibuka dengan Duel Sengit Bayern vs Leipzig, Kompany Waspadai Xavi
-
Marc Klok dan Beckham Putra ke Timnas Indonesia, Ini Reaksi Bojan Hodak
-
FIFA Matchday di Surabaya, Timnas Indonesia Main Kapan? Ini Jadwal Lengkapnya
-
Tolak Belanda, Miliano Jonathans Pilih Timnas Indonesia
-
Kata-kata Ivar Jenner Usai Tak Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?