Suara.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya secara mengejutkan tumbang di tangan tim promosi, US Cremonese pada laga pembuka Serie A ITalia 2025/2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion San Siro, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB, Rossoneri harus menyerah dengan skor tipis 1-2 atas Cremonese.
Padahal AC Milan sejatinya tampil sangat dominan sepanjang laga, menguasai 64 persen penguasaan bola dan melepaskan total 24 tembakan.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Cremonese yang hanya melepaskan empat tembakan mampu mencetak dua gol.
Sementara Milan hanya bisa membalas sekali lewat Strahinja Pavlovic.
Efektivitas Rossoneri yang tumpul tak lepas dari penampilan heroik kiper Timnas Indonesia, Emil Audero di bawah mistar gawang Cremonese.
Tampil gemilang, Audero membuat para pemain AC Milan frustrasi dengan total lima penyelamatan krusial, termasuk satu momen brilian saat menepis tendangan jarak jauh dari gelandang sekaliber Luka Modric.
Usai pertandingan, Allegri secara blak-blakan menyoroti mentalitas dan konsentrasi para pemainnya sebagai biang keladi kekalahan.
"Jika kita melihat performanya, kami memiliki delapan tembakan ke gawang, tetapi perbedaannya terletak pada tekad Anda dalam menyerang dan bertahan," ucap Allegri dikutip dari DAZN.
Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Cremonese: Kerja Keras Emil Audero Tahan Gempuran Rossoneri
"Kami kebobolan dua gol yang sebenarnya bisa dihindari, padahal seharusnya bisa kami cegah dengan sedikit lebih berkonsentrasi."
"Untungnya, ini baru laga pertama dan kami punya waktu untuk memperbaiki detail-detail ini," sambungnya lagi.
Pelatih berusia 58 tahun itu menyayangkan kegagalan timnya menjaga clean sheet dan mengakui bahwa bertahan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi.
"Selalu rumit di pertandingan pertama musim ini," kata Allegri.
"Ini adalah pertandingan di mana Anda harus menjaga clean sheet, kami berhasil mengembalikan keadaan di babak pertama, menciptakan beberapa peluang bagus untuk mencetak gol, tetapi gagal memanfaatkannya."
"Kami tahu Cremonese punya penyerang yang bagus dan seharusnya bisa menjaga kotak penalti lebih baik dari kami."
Berita Terkait
-
Nasib Kontras 2 Pemain Timnas Indonesia di Laga Perdana Serie A Italia
-
Pelatih Cremonese Puji Aksi Emil Audero usai Bungkam AC Milan
-
Media Italia Puji Emil Audero Usai Bawa Cremonese Bungkam AC Milan
-
Kata-kata Emil Audero Usai Kalahkan AC Milan
-
Statistik Memukau Emil Audero Usai Bawa Cremonese Kalahkan AC Milan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Era Baru Timnas Italia, FIGC Tunjuk Duet Leonardo dan Paolo Maldini
-
Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Gol Jude Bellingham Diduga Bola Kena Kabel FIFA Buka Suara
-
Kenapa Lionel Messi Cs Pakai Pita Hitam di Laga Argentina vs Swiss?
-
Kemenangan Inggris! Piala Dunia 2026 Resmi Cetak Rekor 14 Laga Comeback
-
Drama di Miami! Inggris Tumbangkan Norwegia Lewat Ekstra Time, Jude Bellingham Jadi Pahlawan