- Absen Karena Waktu: Ivar Jenner resmi absen dari Kualifikasi Piala Asia U-23 karena comeback-nya dari cedera terjadi dua hari setelah batas akhir pendaftaran pemain ditutup.
- Simpang Siur PSSI: Terjadi perbedaan pernyataan antara Ketum PSSI Erick Thohir yang pesimis dan Ketua BTN Sumardji yang optimis akan kehadiran Jenner.
- Kerugian Besar: Timnas U-23 kehilangan gelandang kunci dalam turnamen dengan format krusial, di mana hanya juara grup yang dipastikan lolos otomatis ke putaran final.
Suara.com - Kabar baik yang datang terlambat. Itulah kalimat yang paling pas untuk menggambarkan nasib Ivar Jenner.
Sang jenderal lapangan tengah akhirnya kembali merumput setelah pulih dari cedera, namun comeback-nya seolah menjadi ironi pahit bagi Timnas Indonesia U-23.
Pada Selasa (26/8/2025) dini hari WIB, Ivar Jenner resmi menginjakkan kaki di lapangan hijau.
Ia bermain selama lima menit dalam kemenangan dramatis 4-3 Jong Utrecht atas Ajax U-21. Momen ini seharusnya menjadi sinyal baik yang dinanti-nanti.
Tapi nyatanya, semua sudah terlambat. Nama Ivar Jenner dipastikan tidak ada dalam daftar skuad yang berjuang di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo pada 3-9 September mendatang.
Alasannya? Sebuah pertarungan melawan waktu yang gagal dimenangkan.
Batas akhir pendaftaran pemain untuk turnamen tersebut ditutup pada hari Minggu, 24 Agustus 2025.
Sementara Ivar Jenner baru bisa membuktikan kebugarannya di lapangan dua hari setelahnya.
Sebuah selisih waktu yang begitu tipis, namun berakibat fatal.
Baca Juga: Fakta Menarik Alexander Zwiers, Dirtek PSSI yang Punya Istri Orang Indonesia
Situasi ini semakin pelik dengan adanya simpang siur pernyataan dari petinggi PSSI sendiri.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, beberapa waktu lalu seolah sudah memberi isyarat pesimis.
"Ivar Jenner saya mendapat kabar dari BTN dan tim kepelatihan, Ivar harusnya kita panggil. Namun, ia baru cedera tujuh minggu kalau tidak salah jadi recovery-nya ditakutkan bikin cedera lagi," kata Erick Thohir.
Namun, pernyataan itu justru bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Hanya sehari sebelum deadline pendaftaran, Sumardji masih begitu yakin bahwa Ivar Jenner akan datang.
"Ya, jadi untuk pemain diaspora itu yang kita panggil itu ada Dion (Dion Markx), Ivar (Ivar Jenner), ada Rafa (Rafael Struick). Semua tanggal 25 (Agustus 2025) sudah datang," kata Sumardji pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Kini, semua menjadi jelas. Timnas Indonesia U-23 harus merelakan absennya sang gelandang setinggi 188 cm itu.
Sebuah kehilangan besar, mengingat regulasi turnamen yang kejam, di mana hanya juara grup yang dijamin lolos otomatis ke putaran final.
Bukan hanya Jenner, nama lain seperti Tim Geypens dari FC Emmen juga secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar panggil, menambah lubang di skuad Garuda Muda yang akan bertarung habis-habisan di Sidoarjo.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Yordania Meroket Saat Era Zwiers, Timnas Indonesia Dapat Efek Serupa?
-
Breaking News! Erick Thohir: Timnas Indonesia Disabotase
-
Rekam Jejak Mentereng Alexander Zwiers, Sosok di Balik Kejutan Yordania ke Piala Dunia 2026
-
100 Hari Pertama Alexander Zwiers: Dengarkan Dulu, Ubah Blueprint Kemudian
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama