Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Laurin Ulrich, resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas Jerman U-20 dalam ajang Elite League September 2025.
Pengumuman resmi ini dikeluarkan oleh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), sebagai bagian dari persiapan tim menghadapi laga melawan Swiss dan Italia.
Laurin Ulrich lahir pada 31 Januari 2005 dan memulai kariernya di klub lokal FC Magdeburg sebelum pindah ke akademi VfB Stuttgart pada 2016.
Sebagai gelandang serang, Laurin dikenal fleksibel karena juga mampu bermain sebagai gelandang tengah dan sayap kiri, mendukung serangan dari berbagai posisi.
Lahir di Heidenheim an der Brenz, Jerman, Laurin memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang merupakan keturunan Surabaya, Jawa Timur, sehingga memberi peluang membela Timnas Indonesia di masa depan.
Dengan tinggi 1,80 meter, Laurin sudah menunjukkan bakatnya sejak usia muda dan memulai debut profesional bersama VfB Stuttgart pada 12 November 2022.
Karier profesional Laurin sempat diuji saat ia dipinjamkan ke SSV Ulm 1846 selama setengah musim di 2024/2025, meski hanya tampil lima kali sebelum kembali ke Stuttgart.
Setelah kembali ke Stuttgart II, Laurin mendapatkan menit bermain lebih banyak di divisi ketiga Liga Jerman, mencatat 12 penampilan, 3 gol, dan 5 assist dalam total 1.052 menit bermain.
Performa konsisten ini menunjukkan Laurin mulai kembali ke jalur perkembangan karier yang positif dan menarik perhatian banyak pengamat sepak bola.
Baca Juga: Ledakan Followers! Klub Eropa Raup Jutaan Fans Berkat Pemain Keturunan Indonesia
Laurin juga dikenal sebagai gelandang yang agresif membantu sektor penyerangan, memiliki visi bermain yang baik, dan mampu menyesuaikan diri dengan taktik tim.
Pemanggilan Laurin ke Timnas Jerman U-20 menunjukkan kepercayaan pelatih pada kemampuannya dan menjadi peluang berharga untuk menambah pengalaman internasional.
Meski memiliki kesempatan membela Jerman, opsi untuk memperkuat Timnas Indonesia tetap terbuka karena garis keturunan ayahnya dari Surabaya.
Akademi Stuttgart menjadi fondasi penting bagi Laurin karena sejak bergabung pada 2016, ia berkembang dari pemain junior hingga promosi ke tim utama pada 2022.
Debut profesional Laurin di tim senior Stuttgart memberikan pengalaman pertama bermain di level tertinggi Jerman, yang menjadi modal berharga bagi kariernya.
Selama dipinjamkan di SSV Ulm, Laurin mendapatkan pembelajaran penting tentang kompetisi profesional dan adaptasi di lingkungan baru meski waktu bermain terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
-
Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia
-
Liverpool Berburu Andoni Iraola Sebagai Suksesor Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
John Herdman Hobi Orbitkan Nama Muda, Timnas Indonesia Kini Diperkuat 9 Pemain di Bawah 23 Tahun
-
Persija Kembali Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia, Prapanca Bangga
-
Daftar Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Rekor 11 Detik Hakan Sukur Belum Tersentuh
-
Bawa Pemain Keturunan Medan, John Herdman Berpeluang Ukir Sejarah di FIFA Matchday Juni
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Mitos Keuntungan Tuan Rumah Piala Dunia: Banyak yang Gagal, Cuma 6 yang Juara
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV