- Erik ten Hag kembali mengalami pemecatan
- Meski gagal secara prestasi, Ten Hag tetap dikenang elegan oleh fans Manchester United
- Pemecatan ini menegaskan tantangan besar bagi eks pelatih United dan penerusnya, Ruben Amorim
Suara.com - Karier Erik ten Hag kembali mengalami pukulan besar. Pelatih asal Belanda itu resmi didepak Bayer Leverkusen pada Senin (1/9/2025), kurang dari setahun setelah dirinya juga dipecat oleh Manchester United.
Langkah cepat manajemen Leverkusen ini mengejutkan banyak pihak.
Ten Hag hanya mendampingi tim dalam dua laga Bundesliga, tanpa kemenangan.
Leverkusen tercecer di posisi ke-12 klasemen sementara, dengan satu-satunya kemenangan diraih di ajang DFB-Pokal.
Kondisi ini semakin menambah catatan pahit Ten Hag setelah periode suram bersama Manchester United.
Pada musim terakhirnya di Old Trafford, ia memang sukses meraih trofi Piala FA 2024, tetapi gagal total di Premier League.
United menutup musim di posisi kedelapan—capaian terburuk mereka di era modern.
Tak lama setelah pencapaian itu, ia harus rela didepak.
Ironisnya, pengganti Ten Hag, Ruben Amorim, juga belum mampu memperbaiki performa United hingga sekarang. Hal ini membuat sebagian fans sempat menyesali keputusan pemecatan sang pelatih.
Baca Juga: Viral Kiper Manchester United Jadi Sasaran Tuntutan Pendemo di Indonesia, Adili Onana!
Meski didepak, Ten Hag meninggalkan kesan elegan saat berpisah dengan Manchester United. Lewat sebuah surat terbuka yang dirilis agensinya, SEG, ia menuliskan pesan menyentuh untuk fans Setan Merah.
“Terima kasih untuk selalu hadir mendukung klub, baik di Old Trafford maupun di stadion lawan. Atmosfer yang kalian ciptakan sungguh luar biasa,” tulis Ten Hag kala itu dikutip dari Manchester Evening News.
Ia juga menegaskan betapa spesialnya dukungan suporter United yang disebut mampu “mengambil alih stadion lawan.”
Dalam pesannya, Ten Hag menyampaikan kebanggaan bisa membawa dua trofi selama dua musim, meski ia mengakui gagal mewujudkan impian menambah koleksi gelar klub.
Berbeda dengan perpisahan di Manchester, Ten Hag belum memberikan pernyataan resmi terkait pemecatannya dari Leverkusen.
Namun, manajemen klub menjelaskan keputusan ini diambil dengan berat hati.
Direktur olahraga Simon Rolfes menyebut, “Tidak ada yang menginginkan langkah ini, tetapi kami merasa situasi sekarang tidak bisa diteruskan.”
Sementara CEO Leverkusen, Fernando Carro, menegaskan bahwa keputusan cepat ini perlu diambil demi menjaga ambisi klub di musim 2025/2026.
“Berpisah di awal musim memang menyakitkan, tapi kami harus menciptakan kondisi terbaik bagi tim,” ujarnya.
Ten Hag kini tercatat sebagai pelatih ketiga eks-Manchester United yang kehilangan pekerjaan dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, Ole Gunnar Solskjaer didepak Besiktas, sementara Jose Mourinho berpisah dengan Fenerbahce.
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kiper Manchester United Jadi Sasaran Tuntutan Pendemo di Indonesia, Adili Onana!
-
Diogo Dalot Jadi Mimpi Buruk Wonderkid Arsenal, Begini Pengakuan Mengejutkan Ethan Nwaneri
-
Manchester United Rebut Tiga Poin Dramatis, Ruben Amorim Tak Kuasa Tahan Emosi
-
Deadline Day Bursa Transfer Premier League: Man United Siapkan Rp886 Miliar untuk Emiliano Martinez
-
Tinggalkan Man United, Alejandro Garnacho Sebut Chelsea Klub Terbak Dunia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik