- Chelsea dapatkan Garnacho dengan kontrak panjang
- Transfer menguntungkan bagi Manchester United
- Akhir perjalanan penuh ketegangan di MU
Suara.com - Chelsea resmi mengumumkan perekrutan Alejandro Garnacho dari Manchester United pada Sabtu (30/8/2025). Pemain asal Argentina ini menandatangani kontrak jangka panjang hingga musim panas 2032, menandai langkah besar dalam kariernya di Eropa.
Garnacho, 21 tahun, sempat hadir di Stamford Bridge untuk menyaksikan kemenangan Chelsea atas Fulham 2-0 di Premier League, yang kemudian menjadi pertanda kepindahannya semakin dekat.
Transfer ini dikonfirmasi dengan nilai mencapai £40 juta, menjadikannya sebagai pembelian kesembilan Chelsea di jendela transfer musim panas ini.
“Ini momen luar biasa bagi saya dan keluarga untuk bergabung dengan klub hebat ini. Saya tidak sabar untuk memulai petualangan baru,"
"Menonton Piala Dunia Antarklub dan sekarang bisa bergabung dengan juara dunia itu spesial – kami adalah tim terbaik di dunia! Ini sangat menakjubkan dan saya sangat bahagia bisa berada di sini,” ujar Garnacho kepada situs resmi Chelsea.
Transfer Garnacho juga menjadi salah satu penjualan terbesar Manchester United, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku, dan Angel Di Maria.
Kesepakatan ini termasuk klausul 10% bagi penjual berikutnya dan tercatat sebagai keuntungan murni sesuai aturan profitabilitas Premier League, sehingga menjadi transaksi menguntungkan bagi Setan Merah.
Garnacho diprediksi dapat melakukan debut untuk Chelsea pada laga Premier League menghadapi Brentford, 13 September mendatang.
Meski begitu, pemain yang sebelumnya mengenyam karier junior di Atletico Madrid ini diperkirakan membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaik, karena terakhir kali tampil dalam laga kompetitif adalah final Europa League melawan Tottenham Hotspur.
Baca Juga: Akhirnya Pecah Telur! Bryan Mbeumo Sindir Soal Kerjasama Tim
Sebelumnya, Garnacho tidak masuk dalam skuad pertandingan terakhir Manchester United musim 2025/2026 kontra Aston Villa, dan juga absen dari persiapan pra-musim akibat konflik dengan pelatih Ruben Amorim.
Ketegangan ini muncul setelah Garnacho dicoret dari starting XI di final Europa League, dan sang pemain beserta agennya memberikan pernyataan tegas terkait keputusan pelatih Portugal tersebut.
Amorim kemudian memberi lampu hijau kepada Garnacho untuk meninggalkan klub pada musim panas ini, menandai akhir perjalanan pemain muda berbakat tersebut di Old Trafford.
Selama membela Manchester United, Garnacho telah mencatatkan 144 penampilan di tim senior, dengan torehan 26 gol dan 22 assist.
Musim lalu saja, ia menyumbang 11 gol dan 10 assist dari 58 pertandingan di semua kompetisi.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Akhirnya Pecah Telur! Bryan Mbeumo Sindir Soal Kerjasama Tim
-
Catatan Karier Alejandro Garnacho, Dikantongi Asnawi Kini Harapan Baru Chelsea
-
Perebutan Puncak Klasemen, Arne Slot Sebut Liverpool Banyak PR Jelang Hadapi Arsenal
-
Rodrygo Putuskan Bertahan di Real Madrid, Tolak Duit Premier League
-
Selamat Tinggal Dimas Drajad
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Liverpool Dipermalukan Tim Juru Kunci, Tertahan di Posisi Lima
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
-
Tak Dikasih Nomor Punggung 2, Eks Bek AC Milan Kecewa Berat hingga Serang Allegri
-
Deretan Insiden Persebaya vs Persib: Benturan Horor Federico Barba hingga Kekonyolan Adam Alis
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan