Suara.com - Persis Solo mendatangkan pemain asing ke-10 menghadapi lanjutan Super League 2025/2026.
Adalah gelandang bertahan Mateo Kocijan telah resmi berseragam tim Laskar Sambernyawa.
Pemain asal Kroasia itu akan memperkuat Persis dengan durasi kontrak selama satu musim.
"Saya sangat senang bergabung dengan PERSIS. Saya merasa termotivasi dan siap memberikan segalanya untuk klub," kata Mateo melansir laman resmi klub, Rabu (3/9/2025).
Dia menyebut jika Persis merupakan klub yang memiliki semangat dan cita-cita untuk terus bersaing di kompetisi papan atas Indonesia.
Ia harap, dengan kedatangannya, apa yang menjadi tujuan klub bisa tercapai.
"Saya tertarik dengan visi klub dan keseriusannya dalam beroperasi. Persis memiliki tujuan yang jelas, dan itulah yang ingin saya ikuti. Saya juga terkesan dengan profesionalisme dan atmosfer di dalam tim. Terlihat jelas bahwa segala sesuatunya dilakukan dengan standar tinggi di sini," jelas dia.
Selanjutnya, Mateo bertekad memberikan performa yang maksimal untuk klub dan menjadikan tim Kota Bengawan sebagai salah satu tim yang diwaspadai oleh lawannya.
"Saya akan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan sesi latihan. Saya ingin membantu skuad dengan pengalaman dan energi saya, serta mendukung para pemain muda. Saya yakin, Persis memiliki skuad yang kuat dan kualitas untuk bersaing. Jika kita tetap fokus dan bersatu, kita bisa meraih hasil yang luar biasa," paparnya.
Baca Juga: Pelatih Persija Jakarta Curhat: Saya Rasa Kami Tidak Bertahan dengan...
Mateo juga tak sabar menantikan dukungan langsung dari pendukung Laskar Sambernyawa. Menurutnya, suporter Persis memiliki atmosfer yang sangat bagus untuk semangat tiap pemain.
"Para suporter itu fantastis dan memberikan kekuatan yang luar biasa bagi tim. Saya ingin berterima kasih atas dukungan mereka dan berjanji bahwa kami akan selalu bermain sepenuh hati untuk mereka," ucap Mateo.
Terakhir, Mateo berharap kepada rekan-rekan timnya untuk terus memberikan performa maksimal bagi klub. Ia yakin, dengan kekompakan dan keyakinan tiap pemain, Persis bisa menjadi tim yang kuat.
"Penting bagi kita untuk saling percaya dan tetap bersatu. Jika kita bermain sebagai tim yang sesungguhnya, kita akan sangat kuat," pungkasnya.
Mateo Kocijan lahir pada 27 Maret 1995 di Koprivnica, Kroasia. Dia memulai karir sepak bola di salah satu klub liga Kroasia, NK Borac Imbriovec. Pada 2021, dia bergabung dengan Slaven Belupo di Prva HNL klub liga tertinggi Kroasia.
Kemudian pada musim 2023/2024, Mateo pindah ke klub Albania, Partizani Tirana di Kategoria Superiore.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis