- Gary Rowett sudah daftarkan pemain untuk Oxford United
- Nama Marselino Ferdinan menghilang
- Tapi wonderkid Timnas Indonesia masih bisa main karena usianya masih 20 tahun
Suara.com - Nama gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, tidak tercantum dalam daftar 25 pemain utama Oxford United yang dirilis untuk mengarungi paruh pertama musim kompetisi hingga 25 Januari 2026.
Menurut laporan dari Oxford Mail pada Jumat (5/9/2025) dini hari WIB, pelatih Gary Rowett telah finalisasi skuadnya, dan nama Marselino tidak ada di dalamnya.
Kabar ini sempat menimbulkan tanda tanya, terutama karena rekan setimnya, Ole Romeny yang sedang dalam proses pemulihan cedera justru tetap dimasukkan ke dalam daftar.
Namun, para penggemar tidak perlu khawatir. Absennya nama Marselino dari daftar tersebut bukanlah sebuah pencoretan.
Akan tetapi karena aturan khusus yang berlaku di kompetisi sepak bola Inggris.
Sesuai regulasi, pemain yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2004 tidak wajib didaftarkan dalam skuad 25 pemain utama.
Artinya meskipun tidak terdaftar secara resmi, gelandang berusia 20 tahun ini tetap bisa dipanggil dan dimainkan oleh pelatih Gary Rowett kapan pun di ajang Divisi Championship 2025/2026.
Syaratnya, ia harus mampu menunjukkan performa menonjol, baik saat berlatih bersama tim senior maupun ketika diturunkan bersama tim Oxford United U-21.
Marselino tidak sendirian. Ada beberapa talenta muda U-21 lainnya yang juga tidak masuk dalam daftar 25 pemain namun tetap berstatus siap main, seperti Josh Johnson, Jacob Knightbridge, Gatlin O’Donkor, dan Brodie Spencer.
Baca Juga: Simon Tahamata Semprot Mees Hilgers: Bela Timnas Indonesia Harus dengan Hati!
Situasi ini menuntut Marselino untuk terus bekerja keras, terutama karena Oxford United sedang dalam performa yang kurang memuaskan di awal musim.
Tim berjuluk The Us ini baru mengoleksi satu poin dari empat laga perdana, membuat mereka terdampar di posisi ke-22 klasemen sementara atau zona degradasi.
Jika posisi ini tidak membaik, bukan tidak mungkin klub yang dimiliki oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir ini akan kembali terdegradasi di akhir musim.
Berita Terkait
-
Oxford United Batal Buang Marselino Ferdinan
-
Pengamat Belanda: Ole Romeny Seorang Pembunuh di Lini Depan
-
Marselino Ferdinan Dipuji Pengamat Belanda, Disebut Mirip Marco van Basten
-
Menyedihkan Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Masih Tak Ada Kabar Jelang FIFA Matchday
-
Waktu Kian Tipis, Marselino Ferdinan Terancam 'Mati Suri' di Oxford United
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan