- Simon Tahamata menegaskan komitmen penuh dibutuhkan untuk membela Timnas Indonesia
- Situasi pribadi Hilgers turut memengaruhi keputusannya
- Mundur dari FIFA Matchday jadi kehilangan bagi Timnas
Suara.com - Keputusan Mees Hilgers mundur dari panggilan Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025 langsung menuai reaksi keras.
Salah satunya datang dari Kepala pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, yang menegaskan bahwa membela Garuda tidak bisa dilakukan dengan setengah hati.
Mantan bintang Ajax Amsterdam itu menilai, jika Hilgers memang punya niat membela Merah Putih, maka tekadnya harus penuh, bukan ragu-ragu.
“Indonesia berhak memanggil pemain. Karena kalau sudah dipanggil, mereka memang harus main untuk tim nasional,” ujar Simon kepada awak media.
"Jadi izinnya harus diberikan, tapi tetap saja keputusan akhirnya ada pada si pemain sendiri. Kalau dia memang mau main di sini, dia akan melakukan segalanya untuk main di sini, bukan setengah-setengah," tambahnya.
Lebih lanjut, Simon memahami situasi Mees Hilgers saat ini. Seperti kita ketahui, sang pemain sedang kesulitan menemukan klub baru.
Mees Hilgers telah menyatakan keinginannya meninggalkan FC Twente. Tetapi, sampai dengan saat ini belum ada klub yang serius mendekatinya.
“Itu tidak mudah, karena kita tidak tahu apa yang ada di pikiran kita, apa yang terbaik untuk dia, apa yang terbaik untuk keluarganya,” ujar Simon.
"Tapi sebenarnya tidak terlalu jauh. Belanda, Belgia—itu dekat, dua jam saya sudah sampai ke tempat yang saya tuju. Jadi memang tidak mudah, teman-teman, untuk mengambil keputusan seperti itu. Kalau kamu percaya pada sesuatu, ikuti kata hati."
Baca Juga: Arab Saudi Kalahkan Negara Eropa Jelang Lawan Timnas Indonesia
Seperti diketahui, Hilgers awalnya masuk daftar panggilan Patrick Kluivert untuk laga uji coba melawan Taiwan (5 September 2025) dan Lebanon (8 September 2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun, karena masih sibuk mengurus masa depannya di level klub, ia memilih menarik diri.
Dua uji coba internasional itu disiapkan untuk pemanasan sebelum terjun di ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pada ajang tersebut skuad Garuda akan melawan tuan rumah Arab Saudi dan Irak.
Berita Terkait
-
Arab Saudi Kalahkan Negara Eropa Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Adrian Wibowo Bisa Main di Laga Timnas Indonesia vs Taiwan?
-
Pelatih Persija Pantau Rizky Ridho dan Jordi Amat saat Timnas Indonesia vs Taiwan
-
FIFA Matchday 2025: Lawan China Taipei, Timnas Indonesia Seperti Disodori Buah Simalakama
-
Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Konsekuensi Menanti Mees Hilgers
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
18 Tahun Bungkam, Michael Ballack Bergetar Saat Ceritakan Kematian Tragis Sang Anak
-
FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?
-
Fred Grim Lakukan Perubahan Starting XI Jelang Ajax vs Groningen, Maarten Paes Dicadangkan?
-
Bojan Hodak Pantau Cedera Febri Hariyadi, Persib Siap Ambil Keputusan Besar
-
Ketawa Karir Ala Messi Saat Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Hebat
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Dibantai Bayern Munich Tanpa Ampun, Kevin Diks Cs Diterpa Rumor Tak Sedap, Apa Itu?
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
2 Kriteria Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia Bocor ke Publik
-
Bojan Hodak Pusing Pilih Starting XI Persib Jelang Lawan Persik Kediri, Kenapa?