Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert pasang badan untuk anak asuhannya yang tidak mampu mencetak gol ke gawang Lebanon. Menurutnya, Jay Idzes dan kawan-kawan sudah berusaha semampunya agar dapat kemenangan.
Timnas Indonesia harus puas ditahan imbang Lebanon dengan skor 0-0 dalam laga uji coba internasional FIFA matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (9/9/2025).
Dalam laga itu, Timnas Indonesia yang tampil di hadapan pendukung sendiri unggul dalam penguasaan bola. Lini depan tim Merah Putih juga cukup lumayan mendapat peluang.
Tetapi, tidak ada bola yang berhasil disarangkan Timnas Indonesia. Tentu saja hasil ini membuat kecewa sebagian pecinta sepak bola Tanah Air.
Terkait hal ini Patrick Kluivert membela anak asuhannya. Ia menjelaskan semua pemain sudah berusaha cetak gol.
Tetapi, hasil berkata lain. Ia menjelaskan Lebanon bermain sangat baik di area bertahan yang menyulitkan Timnas Indonesia cetak angka.
"Menurutmu para pemain tidak mau mencetak gol dengan sengaja? Saya tidak berpikir begitu. Kadang bola masuk, kadang tidak," kata Patrick Kluivert dalam konferensi pers usai laga.
"Kami melakukan yang terbaik untuk mencetak gol, karena itu filosofi saya. Saya ingin menciptakan banyak peluang, tapi kalau lawan bertahan rapat di kotak penalti mereka, tentu lebih sulit mencetak gol," jelasnya.
Lebih lanjut, Patrick Kluivert puji penampilan seluruh pemain karena sudah berusaha memenangi laga meski hasil berkata lain.
Baca Juga: Kata-kata Jay Idzes Soal Permainan Kasar Timnas Lebanon: Tidak Ada...
"Tapi kami tetap menekan, tetap main bagus, main dominan. Kalau gol tidak masuk, ya kami tetap berusaha, kami juga manusia," pungkasnya.
Selanjutnya Timnas Indonesia bakal bersaing di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tim Merah Putih berhadapan dengan tuan rumah Arab Saudi pada 9 Oktober kemudian tiga hari berikutnya jumpa Irak.
Hanya juara grup yang dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Sedangkan runner-up bakal bersaing lagi di ronde kelima.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan