- Duet Isak–Ekitike berpotensi jadi senjata baru Liverpool
- Isak masih butuh waktu untuk benar-benar nyetel
- Absennya Salah bisa jadi panggung besar untuk keduanya
Suara.com - Kehadiran striker Alexander Isak ke Liverpool memunculkan pertanyaan besar: bisakah Isak bermain berdampingan dengan Hugo Ekitike, yang sudah tampil menjanjikan sejak awal musim, dengan formasi dua penyerang?
Menurut mantan striker Liverpool, Emile Heskey, jawabannya bisa saja terjadi.
Ia menilai manajer Arne Slot tidak punya alasan untuk tidak mencoba formasi 4-4-2 klasik, asalkan lini tengah The Reds mampu tampil kompak.
“Di masa saya, formasi 4-4-2 banyak membawa kesuksesan untuk tim besar. Liverpool juga bisa menggunakannya, apalagi sekarang mereka punya Isak dan Ekitike yang sama-sama tajam,” ujar Heskey kepada Sports Mole.
“Kuncinya adalah lini tengah harus rapat dan seimbang, agar kedua striker bisa saling melengkapi.”
Isak Belum Pasti Debut Lawan Burnley
Isak sendiri baru saja bergabung dalam latihan tim usai membela timnas Swedia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ia sempat bermain sebagai pengganti dalam laga melawan Kosovo, namun kondisinya disebut belum sepenuhnya bugar untuk langsung menjadi starter akhir pekan ini.
Arne Slot kemungkinan tetap mengandalkan trio Hugo Ekitike, Cody Gakpo, dan Mohamed Salah ketika menghadapi Burnley di Turf Moor.
Sementara Isak bisa memulai laga dari bangku cadangan untuk kemudian perlahan mendapat menit bermain.
Baca Juga: Derby Manchester Akhir Pekan Ini: Donnarumma Jadi Senjata Rahasia Guardiola
Meski begitu, ekspektasi terhadap Isak sangat tinggi.
Mantan striker Real Sociedad itu dikenal memiliki kelengkapan sebagai penyerang modern, cepat, kuat dalam duel, dan klinis di kotak penalti.
Tidak heran jika kedatangannya diyakini bisa menjaga dominasi Liverpool di papan atas Liga Inggris.
Ekitike Bukan Sekadar Pelengkap
Hugo Ekitike sejauh ini menjawab kepercayaan dengan gemilang.
Striker muda asal Prancis itu langsung nyetel dengan gaya main Arne Slot dan sudah menyumbang gol penting di awal musim.
Heskey menilai Ekitike tidak harus tersisih dengan masuknya Isak.
Berita Terkait
-
Derby Manchester Akhir Pekan Ini: Donnarumma Jadi Senjata Rahasia Guardiola
-
Duduk Perkara Skandal Chelsea, Terancam Sanksi Berat: Nama Hazard hingga Etoo Terseret
-
Eks Wasit Premier League David Coote Dituduh Membuat Konten Tidak Senonoh Anak
-
Man City Tanpa Omar Marmoush saat Jamu Manchester United di Etihad
-
Respon Berkelas Harry Kane Dikatain Gila oleh Michael Owen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional