- Jay Idzes jadi pemain termahal Timnas Indonesia dengan nilai 7,5 juta euro.
- Irak mengandalkan striker tajam Mohanad Ali, pencetak 20 gol internasional.
- Arab Saudi bertumpu pada Firas Al-Buraikan, penyerang dengan nilai pasar tertinggi di skuadnya.
Suara.com - Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan jadi ajang unjuk gigi para bintang terbaik.
Dari Grup B, tiga negara unggulan—Indonesia, Irak, dan Arab Saudi—membawa pemain kunci dengan nilai pasar selangit.
Nama Jay Idzes menempati urutan teratas daftar pemain termahal Timnas Indonesia.
Bek Sassuolo itu kini menjabat kapten sekaligus pilar utama lini belakang skuad Patrick Kluivert.
Konsistensinya menjaga pertahanan membuat nilai pasarnya melonjak hingga 7,5 juta euro atau setara Rp130,36 miliar.
Idzes pun masuk jajaran pemain termahal yang pernah memperkuat Garuda.
Kehadirannya jelas jadi harapan besar untuk meredam serangan-serangan mematikan dari lawan.
Beralih ke Irak, ada sosok Mohanad Ali yang sudah jadi andalan lini depan.
Striker berusia 25 tahun itu punya catatan impresif: 20 gol dari 57 laga internasional.
Baca Juga: Eliano Reijnders Siap Debut Lawan Persebaya, Starter atau Cadangan?
Saat ini membela Dibba SCC di Uni Emirat Arab, Ali dikenal punya insting tajam di kotak penalti.
Meski sempat menuai kritik karena permainan kerasnya, ia tetap menjadi mesin gol utama “Singa Mesopotamia”.
Arab Saudi tak kalah berbahaya dengan keberadaan Firas Al-Buraikan.
Penyerang 25 tahun yang kini memperkuat Al-Ahli itu punya nilai pasar 4,5 juta euro atau sekitar Rp78,22 miliar, tertinggi di skuad Green Falcons.
Sejak debut 2019, Firas sudah mengoleksi 10 gol dari 55 caps bersama timnas.
Kecepatan dan instingnya membuat lini depan Arab Saudi jadi ancaman nyata bagi pertahanan Indonesia maupun Irak.
Pertemuan tiga pemain kunci ini diprediksi bakal sangat menentukan perjalanan di Grup B.
Jay Idzes, Mohanad Ali, dan Firas Al-Buraikan bukan sekadar nama besar, melainkan wajah utama yang bisa membuka jalan menuju Piala Dunia 2026.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti