- AFC batasi kuota suporter Timnas Indonesia lawan Arab Saudi
- Hal itu karena tan rumah menanggung operasional di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Dengan batasan kuota itu, suporter Timnas Indonesia hanya akan mendapatkan jatah 5.200 tiket
Suara.com - Kabar kurang sedap datang bagi para suporter Timnas Indonesia yang berencana memberikan dukungan langsung di Arab Saudi.
Menjelang laga krusial ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025 mendatang, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menyepakati sebuah aturan baru yang berpotensi merugikan skuad Garuda.
Keputusan ini diambil sebagai kompensasi bagi Qatar dan Arab Saudi yang telah bersedia menanggung seluruh biaya dan kebutuhan logistik bagi tim-tim yang berpartisipasi, termasuk Timnas Indonesia dan Irak, selama babak play off berlangsung.
Sebagai imbalannya, AFC memberikan keistimewaan kepada kedua negara tuan rumah tersebut dalam bentuk kuota kursi stadion yang jauh lebih besar untuk suporter mereka.
Secara spesifik, AFC menetapkan batasan kehadiran penonton tim tamu tidak boleh melebihi 8 persen dari total kapasitas stadion.
Aturan ini secara langsung berdampak pada jumlah dukungan yang bisa diterima oleh Timnas Indonesia.
"AFC sepakat untuk memberikan kuota kursi stadion lebih banyak bagi suporter tim Qatar dan Arab Saudi di ronde 4 pada Oktober mendatang," tulis laporan Instagram @stadionlovers.
"AFC memberikan batasan penonton tidak lebih dari 8 persen untuk tim tamu," sambungnya.
Artinya untuk laga krusial melawan Arab Saudi, diperkirakan hanya akan ada maksimal 5.200 tiket bagi pendukung Timnas Indonessia yang diizinkan masuk ke dalam stadion.
Baca Juga: Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Puncaki Save Terbanyak Serie A
Jumlah ini tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan puluhan ribu suporter tuan rumah yang akan memadati stadion.
Kondisi ini jelas menjadi sebuah kerugian dan tantangan tambahan bagi Jay Idzes dkk.
Para pemain asuhan Patrick Kluivert tidak hanya akan menghadapi tekanan di atas lapangan, tetapi juga harus berjuang di tengah atmosfer yang berpotensi sangat intimidatif dengan dukungan suporter yang minim.
Dengan aturan baru ini, perjuangan Timnas Indonesia di Jeddah pada Oktober mendatang dipastikan akan semakin berat, di mana peran pemain ke-12 akan terbatas.
Berita Terkait
-
Pelatih Cremonese: Emil Audero Aset Penting Bagi Kami
-
Diam-diam Pelatih Arab Saudi Kirim Utusan Khusus Mata-matai Timnas Indonesia
-
Thom Haye Fokus Persiapan Hadapi Lion City ini di ACL Two 2025/2026
-
Berkat Bantuan Thailand, Bintang Irak Akui Paham Kekuatan Timnas Indonesia
-
Intip Statistik Jay Idzes saat Sassuolo Hajar Lazio, Irak dan Arab Saudi Bisa Ketar-ketir
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit