- Aleksandar Rankovic menegaskan Lion City Sailors siap menghadapi Persib meski bermain di hadapan Bobotoh.
- Sailors membawa misi balas dendam setelah gagal menang atas Persib di musim lalu.
- Bojan Hodak meminta Persib tetap waspada karena Sailors kini lebih kuat dengan pemain baru.
Suara.com - Lion City Sailors datang ke Bandung dengan ambisi besar. Pelatih mereka, Aleksandar Rankovic, memastikan timnya siap menghadapi Persib Bandung meski harus bermain di bawah tekanan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Besok tentunya akan menjadi pertandingan yang sulit. PERSIB sekarang sudah berbeda karena banyak memiliki pemain yang baru dan kami bermain di stadion yang berbeda pula.
Tapi, kami sudah mempersiapkannya dengan baik dan berusaha mendapatkan hasil maksimal dari Bandung," ungkap Rankovic.
Pernyataan tersebut menegaskan betapa seriusnya Sailors menatap laga perdana Grup G Liga Champions Asia Two (ACL Two) 2025/26 pada Kamis (18/9/2025) pukul 19.15 WIB.
Rankovic bahkan membawa skuad dengan kekuatan baru yang diyakini lebih tangguh dibanding musim lalu.
Maklum, Sailors menyimpan misi balas dendam. Dalam dua pertemuan musim lalu, klub asal Singapura itu gagal mengalahkan Persib.
Di Bandung, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1, lalu takluk 2-3 ketika ganti menjamu Maung Bandung di kandang sendiri.
Dengan modal pengalaman itu, Rankovic ingin menulis cerita berbeda.
Runner-up ACL Two musim lalu tersebut telah banyak berbenah, salah satunya dengan mendatangkan striker subur dari Liga Jepang serta memulangkan Safuwan Baharudin, pilar timnas Singapura yang lama berkarier di Malaysia.
Baca Juga: Persib Bandung Tantang Lion City Sailors di AFC Champions League Two dengan Target Menang
Di sisi lain, Persib tentu tidak ingin kecolongan. Teja Paku Alam dkk datang ke laga ini dengan mental positif setelah kembali ke jalur kemenangan di Super League.
Pelatih Bojan Hodak menyebut duel perdana di grup akan sangat menentukan langkah timnya di kompetisi Asia.
"Targetnya tentu untuk menang. Tetapi kami akan melalui pertandingan demi pertandingan, lalu kita lihat sejauh mana bisa melangkah. Kami terus berkembang dari laga ke laga. Para pemain baru perlahan mulai saling memahami dan padu. Tapi, ini akan tetap menjadi laga yang berat. Pada akhirnya, kami berharap bisa mendapatkan hasil positif dari setiap pertandingannya," kata Hodak.
Meski memiliki rekor pertemuan lebih baik, Hodak tidak ingin anak asuhnya lengah.
Ia menegaskan bahwa Sailors kali ini jauh lebih kuat dibanding musim lalu, dengan tambahan pemain berkelas yang membuat mereka semakin berbahaya.
"Selain itu, Lion juga merekrut striker yang hebat, pencetak gol terbanyak dari Liga Jepang. Jadi tentu mereka memiliki kualitas lebih dibanding musim lalu. Mereka juga membawa kembali Safuwan Baharudin, pemain tim nasional Singapura yang pernah lama bermain di Malaysia. Itu membuat mereka semakin kuat setiap tahunnya," ucap Hodak.
Dengan kedua tim sama-sama percaya diri, atmosfer GBLA diyakini akan memanas.
Persib ingin mempertahankan dominasi atas Sailors, sementara Rankovic dan anak asuhnya datang dengan tekad kuat untuk meraih hasil maksimal sekaligus menebus kegagalan musim lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak