- Emil Audero membuat sembilan penyelamatan saat Cremonese lawan Verona
- Ada peran Timnas Indonesia yang membangung mentalnya, sehingga tampil heroik
- Kesiapan mental itu juga memengaruhi keputusan teknis yang dilakukannya
Suara.com - Penampilan heroik Emil Audero Mulyadi yang diwarnai sembilan penyelamatan krusial saat menahan imbang Verona, Senin (15/9/2025)ternyata bukan sekadar kebetulan.
Kiper andalan Timnas Indonesia itu mengungkapkan bahwa ada peran signifikan dari pengalamannya bersama skuad Garuda yang telah menempa mental bajanya untuk tampil di level tertinggi.
Dalam konferensi pers, Emil Audero secara tidak langsung menjelaskan bagaimana tugas negara di jeda internasional memberinya pelajaran berharga.
Penjaga gawang kelahiran Mataram ini mengakui bahwa tantangan untuk beralih fokus antara dua lingkungan, klub dan tim nasional, dalam waktu singkat bukanlah hal yang mudah.
Namun, keberhasilannya melewati dua laga positif bersama Timnas Indonesia telah meningkatkan kemampuannya dalam mengelola situasi penuh tekanan, yang dampaknya langsung terasa saat ia kembali ke klub.
"Kami (Timnas Indonesia) menjalani dua pertandingan yang positif, tetapi secara logistik, tidak mudah untuk fokus pada satu lingkungan terlebih dahulu, lalu lingkungan lain dalam waktu beberapa jam," ucap Emil Audero dikutip dari laman resmi Cremonese.
"Namun, ketika Anda berhasil, Anda mendapatkan kembali kemampuan untuk mengelola situasi ini, dan tekanan mental juga berkurang," jelas Emil.
Ia juga menyinggung bagaimana misi besar bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi pemacu semangatnya.
"Kami memiliki fase yang sangat penting di bulan Oktober. Kami bukan favorit, tetapi akan menarik untuk mencoba mengamankan tempat di Piala Dunia, yang akan menjadi momen bersejarah," beber kiper berusia 28 tahun ini.
Baca Juga: Kontroversi Ma Ning, Wasit Laga Indonesia vs Iraq: Pernah Beri 3 Pinalti untuk Qatar
Mentalitas pemenang yang diasah di level internasional ini ternyata sangat selaras dengan filosofi yang diusung oleh timnya, Cremonese.
Emil Audero menegaskan bahwa kesuksesan timnya meraih tujuh poin di awal musim Serie A Italia 2025/2026 bukan semata karena kualitas teknis, melainkan karena semangat juang dan rasa lapar untuk membuktikan diri.
"Pelatih selalu meminta kami untuk bermain tegas, dan jelas bahwa tim seperti Cremonese, yang berjuang untuk bertahan, harus selalu bekerja keras agar para pemainnya tampil sebaik mungkin," ujarnya.
"Meraih tujuh poin setelah babak-babak awal bukan hanya karena kualitas teknik kami, tetapi terutama karena semangat kami. Ketika Anda memiliki semangat, rasa lapar, dan tekad yang tepat, Anda memiliki titik awal yang sangat baik: jika semua orang dapat memberikan segalanya, Anda dapat mencapai hal-hal hebat," tambahnya lagi
Kesiapan mental inilah yang kemudian ia terjemahkan menjadi aksi nyata di atas lapangan.
Terkait salah satu penyelamatan gemilangnya melawan Verona, Emil menjelaskan bahwa itu adalah buah dari keputusan taktis yang diambil dalam sepersekian detik, sebuah bukti ketenangan dan keseimbangan yang ia miliki.
Berita Terkait
-
Pelatih Baru FC Twente Ungkap Tak Ada Kemajuan Soal Situasi Mees Hilgers
-
4 Pemain Timnas Indonesia yang Ucapkan Selamat kepada Erick Thohir Usai Jadi Menpora
-
Pelatih Irak Terapkan Filosofi Baru, Bikin Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Emil Audero Realistis: Timnas Indonesia Bukan Favorit, Tapi Lolos Piala Dunia Jadi Momen Bersejarah
-
Belum Debut, Calvin Verdonk Sudah Pecahkan Rekor di Lille
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta