- Ulsan HD kembali gagal memutus tren buruk setelah ditahan imbang 0-0 oleh FC Anyang
- Shin Tae-yong mencoba berbagai perubahan taktik, termasuk formasi 3-4-1-2 dengan masuknya Bojanic
- Masalah utama Ulsan ada di penyelesaian akhir dan kecepatan eksekusi
Suara.com - Klub Korea Selatan, Ulsan HD yang kini dilatih oleh Shin Tae-yong kembali meraih hasil minor.
Ulsan HD kembali gagal memutus tren negatif setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan FC Anyang pada pekan ke-30 K League 1 2025, Minggu (21/9) di Stadion Munsu.
Hasil ini membuat Ulsan memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi lima laga beruntun di K-League, sementara laju tiga kemenangan beruntun Anyang juga terhenti.
Dikutip dari Inter Football, Shin Tae-yong mencoba berbagai cara untuk membongkar pertahanan rapat Anyang.
Setelah tampil buntu di babak pertama dengan skema 3-4-3, Shin memasukkan Bojanic untuk menggantikan Baek In-woo.
Pergantian ini mengubah pola Ulsan menjadi 3-4-1-2, dengan Bojanic menjadi pengatur serangan di belakang duet Huh Yul dan Erik.
Strategi itu sempat menimbulkan sedikit kebingungan di lini belakang Anyang, bahkan membuat Ulsan terlihat lebih menguasai lini tengah.
Namun, ketajaman di sepertiga akhir lapangan tetap menjadi masalah utama.
Meskipun memasukkan pemain cepat seperti Um Won-sang untuk menambah variasi serangan, Ulsan tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.
Baca Juga: Rapor Dean James: Kunci Kemenangan Go Ahead di Derby Lawan PEC Zwolle
Passing antarlini berjalan cukup baik, tetapi ketika memasuki area kotak penalti lawan, keputusan akhir dan akurasi penyelesaian justru melempem.
Eks pelatih Timnas Indonesia itu juga mencoba menambah energi baru di lini tengah dengan memasukkan Lee Hee-gyun, namun tetap saja Ulsan gagal memecah kebuntuan hingga peluit panjang.
Usai laga, Shin Tae-yong mengungkapkan kekecewaannya.
Menurutnya, anak asuhnya kurang cepat memindahkan bola dan tidak cukup tajam dalam memanfaatkan celah lawan.
“Meski lawan bertahan, kami seharusnya bisa menggunakan kombinasi satu-dua atau pergerakan cepat untuk membongkar pertahanan mereka. Sayangnya, itu tidak keluar hari ini. Kalau bisa diperbaiki, tempo permainan kami akan lebih baik,” ujar Shin.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Rapor Dean James: Kunci Kemenangan Go Ahead di Derby Lawan PEC Zwolle
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan vs Sassuolo: Jay Idzes Kontra Marcus Thuram
-
Elkan Baggott Menghilang, Ipswich Town Ditimpa Kesialan
-
Kartu Kuning di Laga Debut, Calvin Verdonk: Ligue 1 Butuh Fisik Kuat
-
Kata Media Prancis Soal Debut Calvin Verdonk: Agresivitas Berbuah Kartu
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat