-
Patrick Kluivert mencoret Marselino Ferdinan dari skuad Timnas Indonesia untuk ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Padahal, Marselino pernah cetak gol ke gawang Arab Saudi dan Irak, termasuk dua gol kemenangan bersejarah di GBK
-
Selain Marselino, pemain seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Arhan, Asnawi, dan Hilgers juga tak dipanggil
Suara.com - Keputusan mengejutkan datang dari daftar 28 pemain Timnas Indonesia yang akan dibawa ke Arab Saudi untuk ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Nama Marselino Ferdinan, gelandang serang yang memiliki rekor gol impresif melawan dua calon lawan skuad Garuda, secara tak terduga tidak masuk dalam pilihan pelatih Patrick Kluivert.
Padahal, Marselino adalah satu-satunya pemain di skuad saat ini yang pernah merasakan membobol gawang Arab Saudi dan Irak.
Pengalamannya tersebut ternyata tidak membuatnya otomatis baginya untuk berlaga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Momen paling ikonik tentu saja terjadi pada 19 November 2024 silam.
Dalam laga kemenangan bersejarah Indonesia atas Arab Saudi di fase ketiga kualifikasi, Marselino menjadi pahlawan dengan memborong dua gol kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tak hanya itu, pemain yang kini dipinjamkan ke AS Trencin ini juga menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Timnas Indonesia saat takluk 1-3 dari Irak di ajang Piala Asia 2023.
Golnya saat itu lahir setelah menerima umpan matang dari Yakob Sayuri.
Pencoretan Marselino dari skuad yang akan menghadapi Arab Saudi dan Irak ini sontak menjadi perbincangan hangat.
Baca Juga: Daftar Lengkap 28 Pemain Timnas Indonesia untuk Hadapi Arab Saudi dan Irak
Tanpa kehadirannya, lini tengah Indonesia kini akan diisi oleh nama-nama seperti Marc Klok, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya, Beckham Putra Nugraha, dan Stefano Lilipaly.
Selain Marselino, beberapa nama langganan timnas lainnya juga tidak disertakan oleh Kluivert dalam pemanggilan krusial kali ini.
Mereka adalah Ivar Jenner, Rafael Struick, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, dan Mees Hilgers yang masih bermasalah dengan klubnya.
Berita Terkait
-
Miris Nasib Eks Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Kembali Dipinggirkan Kluivert
-
Nama-nama Kejutan di Skuad Timnas Indonesia untuk Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Presiden FIFA Doakan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Wah Edan! Banyak Pemain Andalan Tak Dipanggil Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak, Siapa Saja?
-
Ancaman Nyata untuk Lawan Skuad Garuda Panggil Kembali Ole Romeny yang Sedang On Fire
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan