- Robin Kelder, kapten FC Groningen U-21, masuk radar Timnas U-23 dan mengonfirmasi punya darah Indonesia dari garis ayahnya
- Pemain 19 tahun ini terbuka untuk membela Timnas Indonesia di masa depan
- Versatile sebagai gelandang bertahan atau bek tengah, ia sudah jadi kapten Groningen U-21 dan pernah masuk bangku cadangan tim senior
Suara.com - Radar tim pelatih Timnas Indonesia U-23 terus bergerak aktif untuk menjaring talenta-talaenta keturunan terbaik di Eropa.
Nama terbaru yang masuk dalam pantauan serius adalah Robin Kelder, seorang gelandang bertahan yang kini menjabat sebagai kapten tim FC Groningen U-21.
Tidak tanggung-tanggung, pemantauan ini dilakukan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg yang ditemani oleh pelatih U-20, Frank Kempen.
Dalam sebuah wawancara eksklusif di kanal YouTube Yussa Nugraha, Robin Kelder secara terbuka mengonfirmasi ikatan darahnya dengan Indonesia.
Menariknya ia juga tak ragu menyatakan kesediaannya untuk mengenakan seragam Merah Putih di masa depan.
“Darah Indonesia ada dari keluarga ayahku dan nenekku lahir di Jakarta, jadi dia orang Indonesia,” kata pemain berusia 19 tahun itu.
“Kakekku orang Belanda, jadi ayahku setengah Indonesia dan mamaku setengah Antillen (bekas negara otonom Kerajaan Belanda),” imbuhnya.
Pemain kelahiran 25 Maret 2005 ini mengaku sangat mengikuti perkembangan skuad Garuda, terutama perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Tentunya aku ingin itu (membela Timnas Indonesia), tentu (terbuka),” lanjut Robin Kelder.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Tak Bisa Berangkat Bareng ke Arab Saudi, Apa Alasannya?
Profil Robin Kelder
Robin Kelder adalah seorang gelandang bertahan versatile yang juga fasih bermain sebagai bek tengah.
"Aku bermain di gelandang bertahan atau bek tengah, (tapi posisi favorit) saya pikir lini tengah (gelandang),” katanya.
Bakat sepak bolanya ternyata menurun dari sang ayah, yang dulunya merupakan pemain profesional di De Graafschap sebelum kariernya terhenti akibat cedera.
“Ayahku dulu bermain di level yang cukup tinggi, jadi aku bisa belajar banyak darinya. Dia bermain di De Graafschap, tapi pada akhirnya dia cedera parah,” ujar Kelder.
“Jadi dia tidak pernah menembus liga top Belanda. Tapi dulu dia talenta besar, dia pemain sayap dan punya kecepatan,” lanjutnya.
Memulai karier sejak usia 4 tahun, Kelder bergabung dengan akademi FC Groningen pada usia 11 tahun dan terus menanjak hingga kini menjadi pilar tim U-21.
Statusnya sebagai kapten tim dalam 4 dari 5 penampilannya musim ini menjadi bukti jiwa kepemimpinan yang ia miliki.
Talentanya bahkan sudah membuatnya beberapa kali duduk di bangku cadangan tim senior, menanti momen untuk bersinar di panggung utama.
Berita Terkait
-
Rata-rata Usia Pemain Timnas Indonesia Menua di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Berhasrat Bantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Rekan Son Heung-min Malah Kena Coret
-
Timnas Indonesia Patut Waspada, Irak Serius Siapkan Pasukan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Rapor Buruk Pertahanan Timnas Indonesia Dibanding Arab Saudi dan Irak
-
Adu Produktivitas Gol: Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Setara Irak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United