- PSSI protes kuota tiket suporter Indonesia di Arab Saudi hanya 8 persen.
- Arya Sinulingga sudah berkoordinasi dengan komunitas diaspora Garuda di Timur Tengah.
- Suporter diimbau hati-hati membeli tiket agar tidak menumpuk di satu area.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) melayangkan keberatan kepada pihak penyelenggara laga di Arab Saudi terkait jatah tiket untuk suporter timnas Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyebut jatah 8 persen dari kapasitas Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, terlalu kecil.
Dengan kapasitas stadion mencapai 62 ribu kursi, kuota itu hanya sekitar 4-5 ribu tiket.
“Tidak, tidak ideal. Kami minta terus tambahan. Saya kemarin sudah koordinasi juga dengan teman-teman di Garuda diaspora,” ujar Arya dalam acara playoff Media Cup PSSI 2025 di Jakarta, Kamis (26/9/2025).
"Saya ingatkan kepada teman-teman untuk cepat tentukan siapa saja yang ingin membeli tiket. Nanti itu kita ajukan. Kami sudah beri tahu mereka."
Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial di Jeddah.
Pertama, melawan tuan rumah Arab Saudi pada Kamis (9/10) dini hari pukul 00.15 WIB, lalu bersua Irak pada Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB.
Pertarungan ini jadi kunci untuk membuka peluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Hanya juara grup yang bisa langsung melangkah ke putaran final, sementara posisi kedua harus bertarung lagi di putaran kelima, dan peringkat ketiga dipastikan gugur.
Baca Juga: Persiapan Timnas Indonesia Mepet, Bisakah Menang di Putaran4Kualifikasi Piala Dunia 2026?
“Jadi, kami koordinasi terus dengan teman-teman suporter kita yang ada di sana, di Timur Tengah," kata Arya.
"Jadi, Garuda Qatar, Garuda yang lainnya itu kita, Garuda di Arab Saudi, itu sudah kita koordinasi. Kami koordinasikan terus, sedang me-list berapa jumlah suporter kita yang akan beli tiket. Dan, kami akan minta tambahan lagi untuk itu,” lanjut Arya.
Arya juga mengingatkan para pendukung timnas agar berhati-hati saat membeli tiket.
Ia khawatir penumpukan bisa terjadi jika ada yang membeli di luar jatah resmi suporter Indonesia.
“Tolong kepada masyarakat Indonesia yang beli tiket di sana, tolong hati-hati beli tiket yang kalau itu adalah haknya dari teman-teman suporter Arab Saudi. Nanti kalau Anda beli di sana, seperti pengalaman-pengalaman kita sebelumnya, itu kursinya tidak ditempati di situ,” kata Arya.
“Kalau teman-teman pakai (jersey) merah, teman-teman akan digeser ke suporter yang ada Indonesia-nya. Ketika digeser ke sana, bayangkan, kursi bebas. Jadi, duduknya nanti akan menumpuk di sana. Misalnya, empat ribu dibeli, kemudian ada yang lain. Yang di luar yang beli jatahnya Arab Saudi, kita akan digeser oleh keamanannya ke situ. Karena tidak ada sistem nomor kursi,” tambah dia.
“Jadi, jangan sampai teman-teman, di sana. Kecuali Anda pakaiannya suporter Arab Saudi, silahkan. Itu mungkin bisa. Kalau tidak, diusir nanti, digeser,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Patrick Kluivert telah merilis daftar pemain untuk menghadapi dua laga tersebut. Sebanyak 28 nama dipanggil, sebagian besar merupakan wajah yang sebelumnya tampil pada FIFA Match Day melawan Taiwan dan Lebanon di Surabaya.
Berita Terkait
-
Debut Solid Calvin Verdonk di Liga Europa, Diganjar Rating Tinggi
-
Statistik Dean James Buat Penggemar Timnas Indonesia Terpukau di Liga Europa
-
PSSI Tunggu Jawaban FIFA Soal Protes Wasit Kuwait di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Pemain Super Sibuk, Beckham Putra Siap Tampil Maksimal di Persib dan TimnasIndonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain