-
- Barcelona kehilangan Raphinha dan Joan Garcia yang cedera usai menang atas Real Oviedo di Copa del Rey, Jumat (26/9/2025).
- Raphinha diperkirakan absen tiga pekan, sementara Garcia butuh 4–6 pekan setelah jalani operasi meniskus.
- Blaugrana kini makin krisis pemain jelang jadwal padat, meski ada kabar baik soal kembalinya Alejandro Balde dan Lamine Yamal.
Suara.com - Barcelona mendapat pukulan usai menang 3-1 atas Real Oviedo di Copa del Rey, Jumat (26/9/2025). Dua pemain utama mereka, Raphinha dan kiper Joan Garcia, harus absen setidaknya tiga pekan karena cedera.
Lewat keterangan resmi, klub menjelaskan bahwa Raphinha mengalami masalah hamstring pada otot paha kanan dan diperkirakan butuh waktu sekitar tiga minggu untuk pulih. Sementara itu, kondisi Garcia lebih serius.
“Joan Garcia mengalami robekan meniskus medial di lutut kirinya. Pada Sabtu ia akan menjalani prosedur artroskopi yang ditangani oleh Dr. Joan Carles Monllau. Dia diperkirakan absen sekitar 4–6 pekan, bergantung pada proses pemulihan,” tulis pernyataan resmi Barcelona.
Absennya dua pemain ini menambah panjang daftar cedera Blaugrana yang sudah lebih dulu kehilangan Fermin Lopez, Gavi, dan Marc-Andre ter Stegen.
Padahal, mereka akan melakoni jadwal padat, mulai dari menjamu Real Sociedad di Montjuic, duel besar melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, hingga bertandang ke markas Sevilla.
Meski begitu, ada kabar baik karena Alejandro Balde dan Lamine Yamal diprediksi sudah bisa diturunkan saat melawan Sociedad. Jika proses pemulihan berjalan lancar, Raphinha kemungkinan baru kembali setelah jeda internasional Oktober, sedangkan Garcia berpeluang tampil lagi pada pertengahan November.
Pelatih Hansi Flick tentu berharap tidak ada tambahan pemain yang cedera, mengingat setelah jeda internasional, Barcelona sudah dinanti Girona, Olympiakos di Liga Champions, serta laga El Clasico kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu.
(Antara)
Baca Juga: Psywar Xabi Alonso usai Raih 6 Kemenangan Beruntun: Ini Baru Awal
Berita Terkait
-
Psywar Xabi Alonso usai Raih 6 Kemenangan Beruntun: Ini Baru Awal
-
Hasil Liga Spanyol Pekan Keenam, Real Madrid Menang Besar 4-1 atas Levante di Valencia
-
Kylian Mbappe Ungkap Jagoannya di Ballon dOr 2025: Saya Dukung Dia!
-
25 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 22 September 2025, Waktunya Borong Pemain Real Madrid Limited
-
Kumpulan Prompt Gemini AI Jadi Pemain Sepak Bola Klub Eropa: Barcelona sampai Real Madrid
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil