-
Persib Bandung kalah 1-2 dari Persita Tangerang.
-
Thom Haye perlu adaptasi di Liga Indonesia.
-
Babak kedua jadi pelajaran penting tim Persib.
Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, menyatakan kekecewaannya atas hasil laga melawan Persita Tangerang.
Maung Bandung kalah tipis dengan skor 1-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Dua gol Persita dicetak oleh Javlon Guseynov dan Esal Sahrul, sementara satu gol Persib dicetak Beckham Putra.
Haye menilai timnya bermain baik di babak pertama, sejalan dengan komentar pelatih Bojan Hodak.
Meski unggul performa, Persib gagal mencetak gol di babak pertama dan tertinggal sementara.
Upaya Mengejar Ketertinggalan
Memasuki babak kedua, Haye dan rekan-rekannya berupaya keras mengejar ketinggalan skor.
Persib mencoba bermain lebih agresif dan menampilkan sepakbola yang mengalir.
Thom Haye menyadari masih banyak hal yang harus disesuaikan dalam permainan tim.
Baca Juga: Isyarat Carlos Pena Tak Senang Persita Jamu Persib di Bali
Ini menjadi pengalaman pertamanya bermain di Liga Indonesia yang kini dikenal sebagai Super League.
“Saya masih menyesuaikan diri dengan banyak hal di Indonesia, ada banyak pertanyaan dan ini (Persita) juga jadi tim yang harus disesuaikan (cara bermainnya),” ucap Thom Haye.
Proses Adaptasi Pemain Baru
Haye menambahkan pentingnya adaptasi dalam menghadapi strategi tim lawan.
Babak kedua menjadi pembelajaran bagi gelandang Persib untuk menyesuaikan gaya bermain.
Tim Maung Bandung terus mencoba menekan dan membuka peluang gol tambahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil