- Emil Audero cedera otot fleksor saat pemanasan sebelum laga Como vs Cremonese.
- Marco Silvestri langsung turun jadi starter dan jalani debut tak terduga.
- Audero terancam absen lawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Marco Silvestri tak menyangka debutnya bersama Cremonese datang begitu cepat. Kiper 34 tahun itu mendadak dimainkan saat timnya bertandang ke markas Como 1907 dalam lanjutan Serie A 2025/2026, Sabtu (27/9).
Semula, posisi penjaga gawang utama tetap dipercayakan pada Emil Audero.
Namun malang tak dapat ditolak, kiper naturalisasi Timnas Indonesia itu mengalami cedera otot fleksor ketika pemanasan jelang laga.
Silvestri pun langsung diminta pelatih Davide Nicola untuk turun sejak menit pertama.
Meski tak punya banyak waktu bersiap, Silvestri mengaku tetap rileks. Ia menyebut mental siap tempur sejak awal musim jadi kunci saat diminta tampil.
“Saya senang, saya merasa tenang dan rileks. Itu membantu saya bermain bagus. Saya menikmati diri saya di Cremona,” ujar Silvestri usai laga dikutip dari laman resmi Cremonese.
Menurut eks penjaga gawang Empoli tersebut, dukungan staf pelatih membuatnya cepat beradaptasi.
“Pelatih Nicola dan Squizzi menginginkan saya di sini, dan saya sangat senang. Mereka percaya pada saya, dan saya ingin membalas kepercayaan itu,” lanjutnya.
Silvestri juga menyinggung motivasi pribadinya.
Baca Juga: Teman Dekat Bongkar Masalah Cedera Emil Audero Sampai Harus Stop Main, Ternyata Dia...
“Jelas ada adrenalin saat melangkah ke lapangan. Lebih dari sekadar emosi, saya rasa itu adalah keinginan untuk membuktikan diri,” kata kiper kelahiran Verona tersebut.
Pemain yang didatangkan secara gratis musim panas ini itu menyebut setiap pekan dijalani seolah ia akan bermain.
“Saya berlatih keras agar siap kapan pun dibutuhkan. Itu sebabnya saya bisa langsung fokus meski baru diberitahu beberapa menit sebelum kick-off,” tambahnya.
Di balik debut manis Silvestri, cedera yang dialami Emil Audero justru jadi alarm bagi Timnas Indonesia.
Penjaga gawang yang digadang-gadang menjadi andalan Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu berpotensi absen cukup lama.
Laporan medis awal menyebutkan cedera otot fleksor yang dialami Audero tidak terlalu parah, namun tetap membutuhkan perawatan intensif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial