- Menpora Malaysia, Hannah Yeoh, menuntut FAM bertanggung jawab dan memberikan penjelasan
- FIFA menemukan bukti kecurangan dalam naturalisasi pemain
- Meskipun kontroversi berlangsung, dukungan terhadap Timnas Malaysia tetap dijaga
Suara.com - Menteri Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh buka suara perihal temuan terbaru FIFA terkait 7 pemain asing yang diklaim FAM memiliki keturunan Malaysia.
Hannah menegaskan pihak FAM harus buka suara dan tanggung jawab terkait temuan FIFA yang dirilis secara terbuka itu.
“FAM tidak bisa diam. Mereka harus menjelaskan secara jelas semua temuan yang diungkap FIFA,” tulis Yeoh dalam postingan media sosialnya.
Hannah Yeoh menambahkan bahwa para penggemar sepak bola Malaysia merasa terluka, marah, dan kecewa atas insiden ini.
FIFA sebelumnya merilis keputusan lengkap terkait sanksi terhadap FAM dan tujuh pemain, yakni Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Investigasi FIFA menemukan bahwa dokumen asli menunjukkan kakek-nenek para pemain lahir di Spanyol, Argentina, Brasil, dan Belanda, berbeda dari klaim FAM yang menyatakan mereka lahir di Malaysia.
Selain itu, FIFA juga mempertanyakan proses verifikasi Departemen Registrasi Nasional Malaysia, yang dinilai tidak berbasis dokumen asli.
Akibatnya FAM dikenai denda 350.000 Franc Swiss, sementara masing-masing pemain harus membayar denda 2.000 Franc Swiss dan diskors selama 12 bulan dari semua kegiatan sepak bola.
Meski demikian, FAM menegaskan akan melakukan banding atas sanksi dan menolak temuan FIFA, dengan alasan bahwa organisasi sepak bola internasional tersebut belum menghadirkan bukti yang kuat.
Baca Juga: Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Langsung, Wajib Rebut Posisi Ini
Hannah Yeoh juga mengingatkan bahwa Timnas Malaysia (Harimau Malaya) tetap mendapat dukungan penuh menjelang pertandingan melawan Laos.
“Kepada para pemain Malaysia, kami selalu mendukung kalian,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Langsung, Wajib Rebut Posisi Ini
-
Terungkap! 4 Permintaan Tak Tahu Diri Malaysia ke FIFA Sebelum Disanksi
-
Seperti Tak Kapok,Timnas Malaysia Sertakan Nama Naturalisasi Baru di Daftar Panggil Skuat!
-
Ronde Keempat Segera Bergulir, Bagaimana Aturan Kelolosan yang Ditetapkan FIFA dan AFC?
-
Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama