- Graham Arnold akan menonton laga Indonesia vs Arab Saudi dari stadion.
- Irak bersiap menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Patrick Kluivert diminta waspada terhadap analisis taktik Arnold.
Suara.com - Pelatih tim nasional Irak, Graham Arnold, tampaknya tak ingin kehilangan satu pun detail soal kekuatan Timnas Indonesia.
Ia berencana menonton langsung duel Arab Saudi vs Indonesia dalam laga perdana Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Stadium, Selasa (8/10) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Langkah Arnold itu bukan tanpa alasan. Mantan juru taktik tim nasional Australia tersebut ingin mencatat secara rinci pola permainan kedua tim, terutama Indonesia, yang akan jadi lawan Irak beberapa hari kemudian.
“Pelatih juga akan berkesempatan menyaksikan langsung pertandingan Arab Saudi melawan Indonesia dari tribune stadion untuk mencatat secara rinci segala hal tentang kedua tim, agar dapat mempersiapkan para pemainnya tampil maksimal,” tulis media Winwin.
Dengan demikian, Patrick Kluivert selaku pelatih Garuda mesti lebih waspada.
Strategi dan taktik yang diterapkan saat menghadapi Arab Saudi kemungkinan besar akan menjadi bahan analisis bagi Arnold untuk menyiapkan taktik kontra Indonesia.
Sementara itu, skuad Irak sudah lebih dulu tiba di Jeddah guna memulai persiapan.
Sejumlah pemain dilaporkan telah bergabung dalam sesi latihan awal.
Fokus utama Arnold saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik para pemain sebelum masuk ke tahap taktik dan strategi.
Baca Juga: Maarten Paes Keluhkan Bekas Cedera, Absen di Timnas Indonesia vs Arab Saudi?
“Pelatih asal Australia, Graham Arnold, akan fokus pada latihan fisik selama dua hari ke depan, sebelum memberikan instruksi taktis dan strategis menjelang laga melawan Indonesia pada Sabtu mendatang,” lanjut laporan Winwin.
Dengan situasi ini, duel Irak vs Indonesia diprediksi bakal berlangsung sengit.
Arnold yang dikenal cermat dalam membaca lawan tentu akan menyiapkan pendekatan matang, sementara Kluivert perlu berhitung cermat agar strategi Garuda tak terbaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama