- Persib Bandung menjadi gudang lahir pemain legendaris yang tidak hanya berjasa di level klub, tetapi juga membawa nama Indonesia harum
- Aang Witarsa dan Ade Dana berperan penting di Timnas Indonesia
- Max Timisela hampir menembus Bundesliga Jerman
Suara.com - Persib Bandung bukan hanya dikenal sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia, tapi juga sebagai gudang lahirnya pemain-pemain legendaris yang mengharumkan nama Tanah Air di kancah internasional.
Tiga nama berikut ini menjadi saksi kejayaan Persib sekaligus kontribusi nyata mereka bagi sepak bola Indonesia.
1. Aang Witarsa: Striker Cepat yang Membawa Indonesia ke Olimpiade
Bagi publik Bandung, nama Aang Witarsa sudah tak asing lagi.
Lahir pada 12 Maret 1930, Aang menjadi ikon striker Persib dengan kecepatan di atas rata-rata dan kemampuan mengolah bola yang mumpuni.
Prestasinya membawa Timnas Indonesia tampil di ajang Asian Games 1950 dan Olimpiade 1956 di Australia, menjadikannya salah satu pionir yang mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
2. Max Timisela: Gelandang Komplit yang Nyaris ke Bundesliga
Lahir di Cimahi, meski berdarah Maluku, Max Timisela dianggap publik Bandung sebagai pemain lokal sejati.
Sebagai gelandang, Max dikenal dengan akurasi umpan dan kemampuan mencetak gol yang ciamik.
Baca Juga: Ole Romeny Minta Skuad Timnas Indonesia Jangan Ragu: Libas Arab Saudi dan Irak!
Saat Tur Eropa 1965, Max menjadi bagian dari starting line-up Timnas Indonesia yang menghadapi tim Bundesliga, Werder Bremen.
Meski Indonesia kalah 5-6, Max berhasil mencuri perhatian publik Jerman.
Bahkan pelatih Uwe Seeler meminta Max dan Soetjipto Soentoro tinggal di Jerman dan gabung ke Bremen.
Namun hal itu batal terwujud. Konon, Presiden Soekarno melarang rencana tersebut karena kedua pemain masih dibutukan Timnas Indonesia.
3. Ade Dana: Penentu Kemenangan Persib dan Pahlawan Timnas
Ade Dana menjadi bagian penting Persib saat menjuarai Piala Perserikatan 1961.
Bersama Hermanus, Omo Suratmo, dan Thio Him Tjiang, Ade mengantar Maung Bandung mengalahkan Macan Kemayoran dengan skor 3-1 di final yang berlangsung di Semarang.
Prestasi ini membuatnya dipanggil membela Timnas Indonesia di ajang Liga Emas Aga Khan di Pakistan.
Sama seperti Aang, Ade juga ikut serta dalam laga legendaris menghadapi Uni Soviet di Olimpiade 1956, menegaskan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik era itu.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ole Romeny Minta Skuad Timnas Indonesia Jangan Ragu: Libas Arab Saudi dan Irak!
-
Dear Timnas Indonesia! Ultras Arab Saudi Siapkan Kejutan Buat Jatuhkan Mental
-
Maarten Paes Keluhkan Bekas Cedera, Absen di Timnas Indonesia vs Arab Saudi?
-
Gara-gara Maarten Paes, Arab Saudi Pusing 7 Keliling
-
Keuntungan Timnas Indonesia, Lini Serang Arab Saudi Sedang Tumpul
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or