-
Striker naturalisasi asal Ghana, Jordan Mintah, berjanji memberikan yang terbaik untuk membawa Timnas Malaysia berjaya di Kualifikasi Piala Asia 2026.
-
Mintah baru saja mencetak gol kemenangan bagi Kuching City FC dan mendapat panggilan pertama ke tim nasional setelah resmi menjadi warga negara Malaysia.
-
Ia diharapkan bisa mengisi kekosongan usai tujuh pemain naturalisasi Malaysia dijatuhi sanksi larangan bermain oleh FIFA.
Suara.com - Penyerang naturalisasi baru Jordan Mintah berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya untuk membawa Timnas Malaysia tampil membanggakan di ajang Kualifikasi Piala Asia 2026.
Pemain kelahiran Ghana itu resmi mendapatkan status kewarganegaraan Malaysia pada Agustus 2025, dan langsung dipanggil memperkuat Harimau Malaya oleh pelatih Peter Cklamovski.
Mintah mengaku bangga bisa mengenakan seragam kebanggaan Malaysia dan bertekad memberikan kontribusi maksimal di lapangan.
“Saya akan melakukan yang terbaik, dan kami semua harus bekerja keras bersama untuk membawa tim nasional maju. Kami akan berjuang untuk negara ini, jadi kami harus memberikan 100 persen dan membuat Malaysia bangga,” ujar Mintah, dikutip dari NST.
Pemain berusia 30 tahun itu tampil impresif bersama Kuching City FC, di mana ia baru saja mencetak gol tunggal kemenangan atas Sabah FC di Stadion Likas, Sabtu (4/10/2025). Gol tersebut menjadi modal penting menjelang debutnya bersama tim nasional.
Kehadiran Mintah menjadi angin segar bagi Malaysia, terutama setelah tujuh pemain naturalisasi sebelumnya, yakni Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, dijatuhi hukuman larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA karena dugaan pemalsuan dokumen.
Selain Mintah, pelatih Peter Cklamovski juga memanggil dua wajah baru lainnya, yakni Declan Lambert dan Ramadhan Saifullah, untuk memperkuat skuad menghadapi Laos.
Di sisi lain, Harimau Malaya harus kehilangan dua penjaga gawang berpengalaman, Azri Ghani dan Haziq Nadzli, karena alasan kesehatan. Sebagai pengganti, Sikh Izhan Nazrel Sikh Azman dan Suhaimi Husin dipanggil ke dalam skuad, seperti diumumkan melalui laman resmi Malaysia NT.
Timnas Malaysia akan menghadapi Laos di Vientiane pada Kamis (9/10/2025) sebelum melakoni laga kandang di Stadion Nasional Bukit Jalil, Senin (14/10/2025).
Baca Juga: Terungkap! 4 Permintaan Tak Tahu Diri Malaysia ke FIFA Sebelum Disanksi
Dengan semangat dan tekad tinggi, Jordan Mintah kini diharapkan menjadi tumpuan baru Harimau Malaya untuk mengembalikan kepercayaan publik sepak bola Malaysia.
Berita Terkait
-
Terungkap! 4 Permintaan Tak Tahu Diri Malaysia ke FIFA Sebelum Disanksi
-
Seperti Tak Kapok,Timnas Malaysia Sertakan Nama Naturalisasi Baru di Daftar Panggil Skuat!
-
Pengamat Vietnam: Hanya Orang Bodoh yang Percaya Naturalisasi Malaysia Sah
-
FIFA Keluarkan Bukti 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Ilegal, Sanksi Berat Menanti
-
Resmi Pemalsuan Dokumen, FIFA Ungkap Asal Usul Asli 7 Pemain Naturalisasi Malaysia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas