-
Calvin Verdonk tampak tidak ikut latihan resmi terakhir Timnas Indonesia di Jeddah dan hanya duduk di pinggir lapangan.
-
Ia sebelumnya mengaku mengalami cedera leher ringan, yang membuatnya absen membela Lille melawan PSG.
-
Kondisi Verdonk menimbulkan kekhawatiran besar jelang laga penting kontra Arab Saudi karena perannya vital di pertahanan kiri.
Suara.com - Sebuah pemandangan yang sangat mengkhawatirkan tersaji dalam sesi latihan resmi terakhir Timnas Indonesia di Jeddah, Selasa (7/10/2025) malam.
Di saat rekan-rekannya tengah melahap menu latihan terakhir, bek kiri andalan skuad Garuda, Calvin Verdonk justru terlihat menepi di pinggir lapangan.
Dalam laporan yang dibagikan oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa, Verdonk tampak hanya duduk di atas kotak pendingin minuman.
Berbeda dengan pemain lain yang sudah bersiap dengan sepatu bola, pemain LOSC Lille ini justru hanya mengenakan sepatu kasual, mengamati rekan-rekannya dari kejauhan.
"Calvin Verdonk latihan terpisah jelang Round 4 melawan Arab saudi. Calvin Verdonk hanya duduk ketika para pemain Timnas Indonesia yang lain menjalani sesi pemanasan dengan mengenakan sepatu casual," tulisnya.
Situasi ini sontak memicu alarm tanda bahaya. Pasalnya, laga perdana melawan tuan rumah Arab Saudi hanya tinggal hitungan jam lagi, akan digelar pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Sebelumnya, Verdonk memang absen dari skuad Lille saat timnya berhadapan dengan PSG. Dalam sebuah wawancara, bek berusia 28 tahun ini sempat mengungkapkan alasannya.
"Saya mengalami sedikit kesakitan di leher, jadi mari kita lihat perkembangannya ke depan," ucap Verdonk dikutip dari wawancara dalam Youtube Bung Harpa.
Kini dengan pemandangan di sesi latihan terakhir, kekhawatiran bahwa masalah di lehernya belum sepenuhnya pulih semakin menguat.
Baca Juga: Optimis! Jay Idzes Tegaskan Lolos ke Piala Dunia 2026 Bukan Hal Mustahil
Absennya Verdonk jelas akan menjadi pukulan telak bagi skema permainan Patrick Kluivert, mengingat perannya yang sangat vital di sisi kiri pertahanan.
Berita Terkait
-
Herve Renard Peringatkan Timnas Indonesia, Arab Saudi Semakin Kuat sejak Kalah di Jakarta
-
Herve Renard Sesumbar akan Bawa Arab Saudi Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun
-
15 Pemain dari Luar Negeri, Patrick Kluivert Puas dengan Komposisi Skuad Timnas Indonesia
-
Patrick Kluivert: Saya Tidak Takut Hadapi Arab Saudi
-
Beda dengan Dulu, Jay Idzes Nilai Timnas Indonesia Kini Lebih Matang untuk Bungkam Arab Saudi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama