- Timnas Indonesia berpeluang naik enam peringkat FIFA jika kalahkan Arab Saudi.
- Hasil imbang pun tetap menguntungkan skuad Garuda.
- Vietnam terancam disalip jika gagal menang lawan Nepal.
Suara.com - Timnas Indonesia berpeluang mencatat sejarah baru di ranking FIFA.
Jika mampu menumbangkan Arab Saudi pada Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, skuad Garuda bisa melesat hingga enam peringkat sekaligus.
Saat ini, Timnas Indonesia duduk di posisi ke-119 dunia dengan 1.157,94 poin. Sementara Arab Saudi jauh di atas, menempati peringkat ke-59 dengan 1.420,65 poin.
Perbedaan yang lebar ini justru bisa menjadi peluang besar bagi anak asuh Patrick Kluivert untuk meraup poin maksimal.
Menurut proyeksi perhitungan ranking FIFA, kemenangan atas Arab Saudi akan menambah +18,32 poin untuk Indonesia.
Hasil itu akan membawa total poin Garuda menjadi 1.176,30 dan mendorong mereka ke peringkat 113 dunia — melewati Lebanon yang kini mengantongi 1.176,02 poin.
Namun, hasil imbang pun tetap menguntungkan. Dengan tambahan +5,82 poin, Timnas Indonesia akan mengoleksi 1.163,80 poin dan naik ke posisi 116 dunia, menggeser Sudan di peringkat 117.
Sebaliknya, kekalahan akan merugikan. Jika kalah, Indonesia berpotensi kehilangan 6,68 poin, turun ke 1.151,30 poin, dan bisa melorot lebih jauh tergantung hasil tim lain di zona Asia.
Yang menarik, skenario ini juga bisa membuat Vietnam terancam turun peringkat.
Baca Juga: Duel Timnas Indonesia vs Arab Saudi Dipimpin Wasit Kuwait, Catatannya Bikin Deg-degan!
The Golden Star Warriors kini berada di posisi 114 dunia, namun akan melawan Nepal dua kali pada FIFA Matchday Oktober 2025.
Jika hasil mereka tidak maksimal, kemenangan Indonesia atas Arab Saudi bisa membuat Garuda melesat melewati rival ASEAN-nya itu.
Duel melawan Arab Saudi jelas bukan hanya soal gengsi di lapangan.
Pertarungan di Stadion King Fahd nanti juga menjadi ajang pembuktian kemajuan sepak bola Indonesia di level dunia.
Kemenangan akan menjadi sinyal kuat bahwa Garuda mulai siap bersaing di panggung tertinggi, sekaligus mendekatkan langkah menuju Piala Dunia 2026.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Kumpulan Modal Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi dan Irak
-
Patrick Kluivert Andalkan Mentalitas Eropa saat Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi
-
Pengamat Arab Saudi Justru Prediksi Timnas Indonesia yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026
-
Ancam Arab Saudi, Jay Idzes Bongkar Beda Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Optimistis Gilas Madura United di GBLA
-
MU Siap Redam Persib, Absennya Bojan Hodak Tak Dianggap Keuntungan
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United
-
Selamat Tinggal Bojan Hodak
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?