- Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia telah mencatatkan sejumlah momen yang membanggakan di pentas sepak bola Asia.
- Dari aksi heroik individu hingga gelar juara yang mengharukan, berikut tiga momen paling berkesan bagi sepak bola nasional.
- Salah satu gol Widodo tercipta lewat aksi akrobatik fenomenal, hingga masuk kategori gol terbaik di Asia sepanjang masa.
Suara.com - Kamis (9/10/2025) dinihari nanti, Timnas Indonesia akan melakoni partai hidup mati melawan Arab Saudi di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kemenangan menjadi harga mati demi Jay Idzes dkk bisa menghidupkan asa mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia telah mencatatkan sejumlah momen yang membanggakan di pentas sepak bola Asia.
Dari aksi heroik individu hingga gelar juara yang mengharukan, berikut tiga momen paling berkesan bagi sepak bola nasional.
1. Piala AFC 1996 – Gol Akrobatik Widodo C Putro
Timnas Indonesia sempat mencuri perhatian di Piala AFC 1996.
Saat itu, skuat Merah Putih yang dilatih Danurwindo tergabung dalam grup berat bersama Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Korea Selatan.
Momen paling berkesan terjadi saat Indonesia menahan imbang Kuwait 2-2. Dua gol Timnas dicetak oleh Widodo C Putro.
Salah satu gol Widodo tercipta lewat aksi akrobatik fenomenal, hingga masuk kategori gol terbaik di Asia sepanjang masa.
Baca Juga: Ole Romeny Diragukan, Siapa Penyerang Timnas Indonesia vs Arab Saudi?
Sayangnya, langkah Indonesia harus terhenti setelah kalah 2-4 dari Korea Selatan dan 0-2 dari Uni Emirat Arab.
Namun, gol Widodo tetap dikenang sebagai salah satu prestasi individual terbaik dalam sejarah Timnas.
2. Piala AFC 2007 – Semangat sebagai Tuan Rumah
Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Piala AFC 2007.
Semarak turnamen se-Asia terasa hingga Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang dipenuhi dukungan ribuan suporter.
Tergabung di Grup D bersama Arab Saudi, Korea Selatan, dan Bahrain, Timnas Indonesia tampil percaya diri.
Laga pembuka menjadi momen membanggakan, di mana Indonesia mengalahkan Bahrain 2-1 lewat gol Budi Sudarsono dan Muhammad Ridwan.
Meskipun kemudian kalah tipis dari Arab Saudi (1-2) dan Korea Selatan (0-1), penampilan Indonesia tetap meninggalkan kesan positif.
Pertandingan ini membuktikan bahwa Timnas bisa bersaing melawan tim kuat Asia jika mendapat dukungan penuh suporter.
3. Piala AFF U-19 2013 – Kemenangan yang Bikin Menangis Haru
Momen paling mengharukan datang dari Garuda Muda di Piala AFF U-19 2013.
Di bawah arahan pelatih Indra Sjafri, Timnas Indonesia berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Vietnam lewat adu penalti dramatis 7-6, setelah laga normal dan perpanjangan waktu berakhir tanpa gol.
Saat lagu Indonesia Raya berkumandang, para pemain dan suporter tak bisa menahan haru.
Prestasi ini menjadi gelar pertama Indonesia sejak mengikuti Piala AFF U-19 pada 2002, membuat seluruh bangsa bangga dengan Garuda Muda.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Optimistis Gilas Madura United di GBLA
-
MU Siap Redam Persib, Absennya Bojan Hodak Tak Dianggap Keuntungan
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United
-
Selamat Tinggal Bojan Hodak
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman