- Keterlambatan pemain menjadi isu krusial yang diakui oleh Patrick Kluivert.
- Peluang lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 masih tetap terbuka lebar.
- Laga selanjutnya melawan Irak sangat menentukan nasib tim Garuda.
Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan pandangan kritis terkait kekalahan menyakitkan yang diderita skuad Garuda saat bertandang melawan Arab Saudi.
Kluivert secara tersirat mengindikasikan bahwa masalah kedatangan beberapa pemain yang terlambat menjadi salah satu faktor yang mengganggu persiapan dan performa tim di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kondisi tersebut jelas berdampak pada kematangan strategi tim jelang pertandingan penting, meskipun sang pelatih enggan menjadikannya sebagai pembenaran atas hasil akhir.
"Saya bukan pelatih yang mencari alasan, tapi sejumlah pemain baru tiba Selasa. Situasi itu tidak bagus untuk pertandingan penting seperti melawan Arab Saudi," kata Kluivert.
Situasi tersebut menurutnya adalah kenyataan yang tak terhindarkan dan harus diterima oleh skuad Timnas Indonesia, bahkan jika itu menambah kesulitan di lapangan hijau.
Keterlambatan Pemain dan Komentar Patrick Kluivert
"Tapi, itu kenyataan yang harus kami terima, meski situasi itu membuat kami semakin kesulitan. Tapi, sekali lagi saya tidak mau bersembunyi di balik hal-hal ini."
Perjuangan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi terjadi dalam laga Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City.
Pertandingan yang berakhir pada Kamis (9/10) dini hari WIB tersebut menghasilkan skor dramatis 2-3 untuk kemenangan tuan rumah Arab Saudi, meskipun mereka bermain dengan hanya 10 pemain di lapangan.
Baca Juga: Reaksi Kakak Marselino Ferdinan usai Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi
Hasil ini menempatkan skuad asuhan Patrick Kluivert di posisi yang kurang menguntungkan pada klasemen sementara di fase awal Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan kekalahan tersebut, Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen Grup B dan belum mengantongi poin sama sekali dari satu pertandingan yang sudah dilakoni.
Perkembangan Klasemen Grup B Menuju Piala Dunia 2026
Sementara itu, Arab Saudi berhasil memanfaatkan momentum kemenangan ini dan langsung memimpin klasemen Grup B dengan koleksi tiga poin penuh.
Jalannya pertandingan menyajikan perlawanan sengit dari Timnas Indonesia yang sempat unggul cepat lewat eksekusi penalti Kevin Diks pada menit ke-11.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Arab Saudi segera menyamakan kedudukan melalui tembakan Saleh Abu Alshamat pada menit ke-17.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terkini
-
47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal
-
Viral! Sosok Besar yang Bekingi Aksi Demo 27 Agustus Dibongkar: Ingin Ada Perubahan
-
KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta
-
Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang
-
Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup
-
5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi