- Timnas Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi dalam laga perdana Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai hasil itu tidak bagus bagi Timnas Indonesia dan menekankan bahwa skuad Garuda harus bekerja lebih keras
- Bojan Hodak tidak menonton langsung pertandingan tersebut, melainkan hanya melihat cuplikannya karena tidak menemukan siaran di televisi
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menanggapi hasil pertandingan Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia vs Arab Saudi.
Pada Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Arab Saudi dengan skor 3-2, Kamis, 9 Oktober, pukul 00.15 WIB.
Dalam laga yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Kevin Diks pada menit ke-11.
Penalti itu diberikan kepada skuad Garuda setelah bek Arab Saudi, Hassan Al Tambakti, melakukan handball di area pertahanannya.
Namun, keunggulan Timnas Indonesia itu hanya bertahan enam menit karena Saleh Abu Alshamat mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-17.
Tim tuan rumah kemudian berbalik unggul lewat penalti Feras Albrikan pada menit ke-36. Albrikan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-62 setelah memanfaatkan peluang matang di depan gawang.
Menjelang akhir laga, Timnas Indonesia kembali memperkecil ketertinggalan melalui penalti kedua Kevin Diks di menit ke-87 usai Nawaf Bu Washl melakukan handball di kotak penalti.
Dengan hasil ini, Arab Saudi memimpin klasemen Grup B dengan tiga poin, disusul Irak di posisi kedua yang belum memainkan pertandingan perdananya. Sementara itu, Indonesia berada di posisi juru kunci tanpa poin.
Menurut Bojan Hodak, hasil akhir tersebut memang tidak bagus bagi Timnas Indonesia, karena dengan demikian skuad Garuda harus bekerja lebih keras lagi untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia.
"Mengenai Timnas, memang hasilnya tidak bagus," kata pelatih asal Kroasia itu ditemui usai memimpin latihan Persib, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Jika Menang dari Irak, Apakah Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026?
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, tidak menyaksikan secara langsung pertandingan antara Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi.
Lantaran, dirinya tidak menemukannya di televisi, selain itu Bojan Hodak juga harus memimpin latihan skuad Maung Bandung pada pagi hari.
Sehingga, pelatih asal Kroasia ini pada pagi hari sebelum memimpin latihan Persib, melihat dulu cuplikan pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi.
"Tapi saya tidak benar-benar menontonnya karena tidak bisa menemukannya di saluran televisi," jelasnya.
"Dan juga karena kami berlatih pagi harinya, jadi saya tidak bisa untuk terus berlama-lama menontonnya. Saya hanya menonton cuplikannya tadi pagi," tegasnya.
Sementara itu, perjuangan Timnas Indonesia Pada Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 belum berakhir, lantaran selanjutnya, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Irak pada Sabtu (12/10/2025) di stadion yang sama.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Jika Menang dari Irak, Apakah Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026?
-
Shin Tae-yong Dipecat Ulsan HD, Tepat Saat Timnas Indonesia Lagi Menangis
-
Apa Jadinya Timnas Indonesia Tanpa Maarten Paes, Patrick Kluivert Sampai Geleng-geleng
-
Patrick Kluivert Eksperimen di Laga Genting, Waktunya Warganet Berlaku Adil terhadap STY
-
Kenapa Patrick Kluivert Tolak Anggapan Timnas Indonesia Main Buruk?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions