-
PSM vs Persebaya main 6 Desember di Parepare.
-
I.League umumkan jadwal baru laga tunda pekan 4.
-
Persebaya lebih unggul dari PSM di klasemen Super League.
Suara.com - Operator kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, I.League, akhirnya menetapkan Jadwal Baru Laga Tunda pada Pekan Keempat Super League yang mempertemukan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya.
Kepastian jadwal ini diumumkan melalui laman resmi I.League pada Kamis, memberikan kejelasan setelah penundaan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Adu gengsi antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya ini akan dihelat di markas Juku Eja, yaitu Stadion B.J. Habibie di Parepare.
Tanggal yang diputuskan untuk laga krusial ini adalah pada hari Sabtu, 6 Desember.
Sebelumnya, pertandingan ini seharusnya berlangsung pada 31 Agustus lalu, namun terpaksa batal karena kondisi keamanan yang kurang kondusif.
Keputusan final mengenai Jadwal Baru Laga Tunda ini secara resmi tertuang dalam dokumen resmi atau circular penyesuaian tanggal dengan nomor surat 1277/LI-COR/VIII/2025 yang diterbitkan I.League.
Dampak Penundaan pada Klub
Penundaan di Pekan Keempat Super League ternyata tidak hanya dialami oleh PSM Makassar vs Persebaya Surabaya.
Dua partai lain juga mengalami nasib serupa, yakni pertandingan yang mempertemukan Persib Bandung melawan Borneo FC, serta Persita Tangerang melawan Semen Padang.
Baca Juga: Persib Latihan Lagi! Tapi Bojan Hodak Bikin Keputusan Tak Terduga Soal Uji Coba
Namun demikian, laga antara Persita Tangerang menghadapi Semen Padang sudah berhasil diselenggarakan sebelumnya di Tangerang.
Pertandingan tunda Persita versus Semen Padang tersebut telah dimainkan di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Sabtu, 4 Oktober.
Setelah berjalannya beberapa pertandingan di BRI Super League 2025/2026, kedua tim kini memiliki perbedaan posisi yang mencolok di klasemen.
Laga yang akan datang ini akan menjadi sebuah duel menarik antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya dengan situasi performa tim yang berbeda.
PSM Makassar di Klasemen Sementara
PSM Makassar saat ini menempati posisi yang kurang ideal di papan tengah bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel