Patrick Kluivert mengamuk setelah Indonesia kalah 0-1.
Indonesia gagal total lolos Piala Dunia 2026.
Masa depan Kluivert di Timnas Indonesia dipertanyakan.
Kedua tim teratas ini dijadwalkan akan saling berhadapan dalam matchday pamungkas Grup B pada Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 02.30 WIB.
Berhubung memiliki produktivitas gol yang lebih baik, Arab Saudi hanya membutuhkan hasil seri kontra Irak untuk memastikan diri lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Irak diwajibkan meraih kemenangan mutlak atas Arab Saudi demi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui babak keempat kualifikasi.
Sesuai dengan regulasi yang berlaku, hanya tim yang berhasil menjadi juara grup yang diizinkan lolos secara otomatis ke Piala Dunia 2026.
Tim yang finis sebagai runner-up nantinya akan diadu dengan runner-up Grup A dalam babak playoff Asia yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025.
Performa buruk ini membuat masa depan Patrick Kluivert sebagai arsitek Timnas Indonesia menjadi subjek perbincangan hangat.
Nasib Sang Pelatih
Setelah kegagalan membawa Skuad Garuda menuju Piala Dunia 2026, muncul pertanyaan besar mengenai nasib Patrick Kluivert di kursi kepelatihan.
Apakah Patrick Kluivert akan segera dipecat atau justru akan dipertahankan hingga kontraknya resmi berakhir pada tahun 2027?
Baca Juga: Patrick Kluivert Dipecat, 4 Pelatih Cocok Jadi Pengganti Jika Itu Terjadi
Kemungkinan besar, Patrick Kluivert akan tetap mendampingi dan membesut Timnas Indonesia dalam kejuaraan empat tahunan tersebut.
Keputusan akhir terkait kelanjutan Patrick Kluivert di tubuh Timnas Indonesia akan sangat bergantung pada evaluasi komprehensif.
Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap strategi dan taktik yang diterapkan Patrick Kluivert.
Irak berhasil memanfaatkan peluang yang ada meskipun Timnas Indonesia sempat mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan.
Evaluasi juga perlu menyentuh persiapan mental para pemain Timnas Indonesia dalam menghadapi tekanan di laga krusial.
Kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan di lapangan menjadi kunci yang harus dibenahi oleh Patrick Kluivert dan stafnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya