-
Cape Verde mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Eswatini 3-0 dan menjadi juara Grup D zona Afrika.
-
Negara kecil berpopulasi sekitar 600 ribu jiwa itu berhasil finis di atas Kamerun dengan total 23 poin dari 10 laga kualifikasi.
-
Menariknya, luas wilayah Cape Verde hanya 4.033 km², lebih kecil dibanding Pulau Bali yang mencapai 5.780 km².
Suara.com - Negara kecil di lepas pantai barat Afrika, Cape Verde (Tanjung Verde), mencatat sejarah besar setelah berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Capaian bersejarah itu diraih usai mereka mengalahkan Eswatini dengan skor 3-0 pada laga pamungkas Grup D Kualifikasi Zona Afrika di Stadion Nasional Cape Verde, Praia, Selasa (14/10/2025) dini hari WIB.
Tiga gol kemenangan Cape Verde dicetak oleh Dailon Livramento, Willy Semedo, dan Stopira di babak kedua. Hasil tersebut memastikan mereka finis sebagai juara Grup D dengan koleksi 23 poin dari 10 pertandingan, unggul empat angka dari Kamerun di posisi kedua.
Dengan hasil ini, Cape Verde menjadi negara Afrika keenam yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026 bersama Maroko, Tunisia, Mesir, Aljazair, dan Ghana. Ini juga menjadi kali pertama dalam sejarah mereka tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Menariknya, di balik pencapaian besar itu, Cape Verde sebenarnya merupakan negara dengan wilayah yang sangat kecil. Berdasarkan data BBC, luas negara ini hanya 4.033 kilometer persegi, lebih kecil dibanding Pulau Bali yang memiliki luas 5.780 kilometer persegi.
Artinya, negara yang luasnya bahkan kalah dari satu provinsi di Indonesia ini berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan menembus panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Kesuksesan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan wilayah dan sumber daya bukanlah penghalang untuk menorehkan prestasi besar di dunia olahraga. Di bawah asuhan Pedro Leitao Brito, Cape Verde menulis kisah inspiratif yang akan dikenang dalam sejarah sepak bola Afrika dan dunia.
(Antara)
Baca Juga: Shin Tae-yong: Rumor Saya Kembali ke Timnas Indonesia, Salah!
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong: Rumor Saya Kembali ke Timnas Indonesia, Salah!
-
Patrick Kluivert Mengaku Bangga Meski Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Patrick Kluivert Bela Diri: Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, tapi...
-
Bikin Iri Jay Idzes Cs! Cerita Rekan Pemain Keturunan Indonesia Bawa Cape Varde ke Piala Dunia 2026
-
Sumardji: Mana yang Baik dan Tidak Soal Patrick Kluivert Bakal Dilaporkan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli
-
Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?
-
Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September
-
30 Hektare Lahan di Rorotan Ludes Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar Orang