- Kemenangan ini memastikan Italia lolos ke babak play-off Piala Dunia 2026.
- Italia sempat tampil lambat di babak pertama sebelum Mateo Retegui membuka keunggulan lewat titik putih.
- Gattuso menilai performa anak asuhnya jauh lebih stabil dibandingkan laga sebelumnya sebulan lalu, saat Italia menang dramatis 5-4.
Suara.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, mengaku timnya tampil di bawah tekanan besar saat menang 3-0 atas Israel pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadio Friuli, Udine, Senin (14/10/2025) waktu setempat.
Meski menang meyakinkan, Gattuso menegaskan bahwa duel ini bukan laga mudah.
“Kami bermain dengan beban besar. Malam ini kami tidak boleh kalah, dan saya rasa tim sudah melakukan tugasnya dengan baik,” ujar Gattuso kepada RAI Sport.
Kemenangan ini memastikan Italia lolos ke babak play-off Piala Dunia 2026, setelah peluang untuk finis di posisi puncak grup tertutup oleh Norwegia yang unggul selisih gol besar.
Pertandingan di Udine digelar dengan suasana yang tidak ideal. Hanya sekitar 10 ribu penonton hadir di stadion akibat ketatnya pemeriksaan keamanan dan aksi protes di pusat kota.
Italia sempat tampil lambat di babak pertama sebelum Mateo Retegui membuka keunggulan lewat titik putih.
Di babak kedua, Retegui kembali mencetak gol indah lewat sepakan melengkung ke pojok atas gawang, disusul gol tambahan Gianluca Mancini pada masa injury time.
Sementara Gianluigi Donnarumma juga tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial yang mencegah kebobolan.
Gattuso menilai performa anak asuhnya jauh lebih stabil dibandingkan laga sebelumnya sebulan lalu, saat Italia menang dramatis 5-4.
Baca Juga: Kecewa Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Presiden Prabowo Minta Kluivert 'Ditendang?'
“Kami lebih terkendali malam ini. Israel sempat menciptakan peluang, tapi saya melihat semangat yang tepat dari para pemain,"
"Locatelli tampil luar biasa, para penyerang bekerja keras sesuai rencana permainan,” ujar pelatih berusia 47 tahun itu.
Gattuso juga menegaskan bahwa sepak bola modern menuntut tim untuk bisa “menderita di bawah tekanan”.
“Tak banyak tim di dunia yang bisa terus mendominasi. Kami harus belajar bertahan dengan grit dan determinasi. Setelah bola dikuasai, kualitas kami akan terlihat,” tambahnya.
Meski peluang finis di atas Norwegia kecil, Italia kini menatap babak play-off Piala Dunia 2026 yang akan dimulai Maret tahun depan, dengan undian dijadwalkan pada 21 November 2025.
“Sekarang kami berharap tidak ada lagi pemain cedera. Pada November nanti kami akan kembali berkumpul dan mungkin memberi kesempatan kepada beberapa pemain baru,” kata Gattuso.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tottenham Terdepan dalam Perburuan Conor Gallagher
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Cerita Anak John Herdman yang Ternyata Pernah Bikin Gol dan Kalahkan Timnas Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?
-
Satu Hal ini Bakal Langsung Dilakukan John Herdman saat Tangani Timnas Indonesia
-
3 Hal Menarik dari Perkenalan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun