-
Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan komitmen FIFA untuk membantu membangun kembali infrastruktur sepak bola di Gaza pascaperang.
-
FIFA berencana meluncurkan dana khusus untuk pembangunan lapangan, mini-pitches, serta program pembinaan usia muda bekerja sama dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina.
-
Sementara itu, PFA kembali mendesak FIFA menangguhkan keanggotaan Israel karena dugaan diskriminasi dan keikutsertaan klub-klub asal wilayah pendudukan.
Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk turut serta dalam proses pemulihan infrastruktur sepak bola di Gaza sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pascaperang.
“Kami akan membantu membangun kembali seluruh fasilitas sepak bola di Gaza, bekerja sama dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), serta menciptakan peluang bagi anak-anak melalui olahraga ini,” ujar Infantino, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/10/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Infantino saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10/2025). Ia menjadi salah satu dari lebih 20 pemimpin dunia yang berpartisipasi dalam forum internasional tersebut.
“Sangat penting bagi FIFA untuk hadir, memberikan dukungan, membantu, dan memastikan proses perdamaian ini dapat terwujud,” tambahnya.
Infantino menegaskan, FIFA akan berperan aktif dalam memulihkan kembali kegiatan sepak bola di Gaza dan wilayah Palestina lainnya, termasuk membangun fasilitas yang rusak akibat serangan militer Israel.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, FIFA berencana membentuk dana khusus untuk pembangunan lapangan baru serta program pembinaan pemain usia muda.
“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan dan memberi harapan,” ucapnya.
Selain itu, Infantino juga menyampaikan bahwa FIFA akan turut membangun mini-pitches dan ‘FIFA Arenas’ di Gaza serta mengajak mitra internasional lainnya untuk ikut bergabung dalam upaya kemanusiaan tersebut.
“Sepak bola membawa harapan bagi anak-anak, dan itu sangat penting,” tegasnya.
Di sisi lain, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) kembali menyerukan agar FIFA menangguhkan keanggotaan Israel, dengan alasan adanya praktik diskriminasi serta partisipasi klub-klub Israel yang berbasis di wilayah Palestina yang diduduki.
Baca Juga: Terobosan KTT Sharm El-Sheikh: Sisi Desak Perdamaian Palestina-Israel dengan Solusi Dua Negara
Tahun lalu, Komite Disiplin FIFA sempat menerima laporan terkait tuduhan tersebut, namun keputusan akhir masih tertunda dan diserahkan kepada Dewan FIFA untuk diproses lebih lanjut.
Menanggapi hal itu, Wakil Presiden FIFA, Victor Montagliani, mengakui bahwa isu tersebut belum mendapat penyelesaian final.
“Sejujurnya, saya belum tahu sejauh mana prosesnya. Saya tahu persoalan ini berada di departemen hukum, namun analisisnya belum selesai,” ujarnya.
“Begitu hasilnya siap dibawa ke dewan, kami akan meninjaunya dan mengambil langkah yang diperlukan,” tambah Montagliani.
(Antara)
Berita Terkait
-
Terobosan KTT Sharm El-Sheikh: Sisi Desak Perdamaian Palestina-Israel dengan Solusi Dua Negara
-
Heboh Prabowo Dikabarkan Mau ke Israel, Istana dan Gerindra Kompak Bilang Hoaks!
-
Prabowo: Indonesia Selalu Dilibatkan dalam Upaya Perdamaian di Palestina
-
Pulang dari Mesir, Prabowo Sampaikan Poin-poin Perjanjian Perdamaian Gaza
-
Nepal Ikut Gugat Malaysia ke FIFA Usai Skandal Naturalisasi, Minta Kemenangan 3-0!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti