- Suriname kini menempati posisi puncak Grup A bersama Panama, namun unggul berkat selisih gol yang lebih baik.
- Dua laga krusial menanti tim hijau-kuning bulan depan, menghadapi El Salvador di kandang dan Guatemala.
Suara.com - Negara orang Jawa di seberang lautan, Suriname masih memiliki asa untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Suriname harus menelan pil pahit usai kebobolan di detik-detik terakhir saat melawan Panama dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF.
Laga yang digelar di Estadio Rommel Fernández berakhir imbang 1-1, padahal kemenangan hampir berada di tangan tim asuhan Stanley Menzo.
Suriname sempat memimpin lebih dari 70 menit berkat gol Richonell Margaret yang memanfaatkan umpan Tjaronn Chery pada menit ke-21.
Penampilan gemilang kiper Etienne Vaessen di bawah mistar gawang membuat Panama kesulitan menembus pertahanan hingga menit-menit akhir.
Namun drama terjadi di masa injury time.
Ismael Díaz berhasil menuntaskan umpan matang dari dekat gawang, membawa Panama menyamakan kedudukan pada menit ke-96.
Gol ini membuat harapan Suriname untuk meraih kemenangan langsung pupus, dan kedua tim pun berbagi satu poin.
Dengan hasil ini, Suriname kini menempati posisi puncak Grup A bersama Panama, namun unggul berkat selisih gol yang lebih baik.
Baca Juga: Nova Arianto Fokus Bangun Mental Kuat Timnas Indonesia U-17 Hadapi Brasil di Piala Dunia 2025
Dua laga krusial menanti tim hijau-kuning bulan depan, menghadapi El Salvador di kandang dan Guatemala tandang, yang dipastikan akan menjadi penentu nasib mereka di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi