- Media Prancis menilai Calvin Verdonk memiliki status istimewa di Timnas Indonesia.
- Calvin Verdonk tetap diapresiasi fans meski Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
- Penampilan konsisten di timnas dan LOSC Lille membuatnya semakin diperhatikan di Eropa.
Suara.com - Meski gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, keberadaan Calvin Verdonk tetap memiliki tempat tersendiri bagi fans Garuda.
Calvin Verdonk dan pemain Timnas Indonesia lainnya dianggap telah berjuang maksimal untuk bisa mencetak sejarah.
Berbeda dengan Patrick Kluivert serta staf pelatih dan juga kepengurusan PSSI Erick Thohir yang mendapat kritik pedas oleh publik pasca kegagalan timnas, Verdonk dan pemain lain tetap mendapat apresiasi dari suporter.
Dalam laporan media Prancis La Voix du Nord (11/10/2025), Verdonk disebut bukan sekadar pemain biasa bagi Timnas Indonesia.
Ia dianggap sebagai pemain kunci yang kehadirannya selalu membawa dampak besar bagi performa Garuda.
“Di Indonesia, Verdonk dianggap sosok penting yang kehilangannya sangat terasa,” tulis jurnalis Raphaël Marcant.
“Jarang sekali ada pemain LOSC yang mendapatkan status seistimewa itu bersama tim nasional.” ulas media Prancis tersebut.
Verdonk sebelumnya absen saat Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi karena cedera leher ringan.
Ia kemudian bermain saat Timnas Indonesia menghadapi Irak meski pada akhirnya tim Merah Putih harus kembali kalah dan gagal ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Curhat Pilu Prabowo soal Timnas Indonesia: Minta Erick Thohir Fokus ke 2 Ajang Bergengsi Ini
Di sisi lain, performa apik Verdonk juga membuatnya mulai mendapat perhatian lebih di klubnya, LOSC Lille.
Meski baru bergabung pada akhir bursa transfer musim panas, ia sudah menjadi pemain andalan Bruno Génésio di Ligue 1.
Media Prancis pun menilai, status “tak tergantikan” di Indonesia bisa menjadi dorongan besar bagi kariernya di Eropa.
Namun, mereka juga mengingatkan bahwa pujian datang bersama tekanan besar.
“Kini Verdonk harus membuktikan kata-kata itu di lapangan,” tulis La Voix du Nord.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Benarkah Skuad Timnas Indonesia Tidak Harmonis?
-
Sumardji Blak-blakan Soal Patrick Kluivert Diwajibkan Pakai Pemain Lokal Sesuai Kontrak, Benar?
-
Beda dengan Kluivert, Gattuso Janji Angkat Kaki dari Italia Jika Gagal Lolos ke Piala Dunia
-
Dua Sinyal Penting dari Hasil Imbang Timnas Indonesia U-23 vs India: Progres atau Alarm Dini?
-
Jay Idzes Diminta Segera Pulang ke Italia usai Timnas Gagal ke Piala Dunia, Ada Apa?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi