- Situasi ini menjadi sorotan karena hilangnya Hilgers memengaruhi kedalaman lini pertahanan Twente.
- Pemain keturunan Indonesia itu kembali tidak masuk dalam daftar skuad untuk laga derby Twente beberapa pekan lalu.
- Hilgers masih menolak duduk satu meja dengan manajemen klub untuk membahas kontrak baru.
Suara.com - FC Twente masih menaruh harapan agar Mees Hilgers kembali berseragam klub, meski saat ini bek tengah tersebut belum bisa dimainkan karena menolak memperpanjang kontrak yang akan habis.
Direktur teknis FC Twente, Jan Streuer, menegaskan bahwa menurunkan Hilgers dalam pertandingan saat ini bukanlah opsi terbaik.
“Meskipun ada beberapa masalah di lini belakang, kita tidak bisa serta-merta memasang Hilgers. Dia sudah lama tidak bermain, jadi pertanyaannya, apakah itu solusi terbaik saat ini,” ujar Streuer dilansir dari Voetbal International.
Streuer juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan tim.
“Kalau tiba-tiba kita bilang Hilgers main, itu tidak adil bagi pemain lain. Lemkin baru sedikit bermain, tapi dia pemain yang sangat bagus. Bruns berbakat, Nijstad juga. Kami tetap mendukung pilihan kami,” tambahnya.
Namun, Streuer memastikan pintu untuk berdamai dengan Hilgers masih terbuka.
“Kami ingin menyelesaikannya. Hilgers bisa langsung bermain begitu menandatangani kontrak baru. Kami sudah menawarkan proposal yang lebih baik. Apa lagi yang bisa kami lakukan?” ungkapnya.
Situasi ini menjadi sorotan karena hilangnya Hilgers memengaruhi kedalaman lini pertahanan Twente, sementara klub terus mencari keseimbangan antara kepentingan tim dan hak pemain.
Situasi bek Timnas Indonesia Mees Hilgers di FC Twente semakin pelik.
Baca Juga: Problematik! FC Twente Melunak, Mees Hilgers Masih Cuek Bebek
Pemain keturunan Indonesia itu kembali tidak masuk dalam daftar skuad untuk laga derby Twente beberapa pekan lalu.
Hilgers masih menolak duduk satu meja dengan manajemen klub untuk membahas kontrak baru, membuat kisah transfernya menjadi “drama tak berujung” di Enschede.
Musim panas lalu, Hilgers berharap bisa melangkah ke level yang lebih tinggi setelah tampil konsisten di Eredivisie.
Namun, keinginannya pindah klub gagal terwujud.
Sebagai langkah antisipasi, Direktur Olahraga FC Twente, Jan Streuer, langsung mendatangkan Stav Lemkin sebagai pengganti potensial di lini belakang.
Kini, manajemen klub memberikan syarat tegas, jika Hilgers ingin kembali bermain di pertandingan resmi, ia harus menandatangani kontrak baru hingga minimal 2027.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi