- Jay Idzes tampil penuh dan mencatat akurasi umpan 96%.
- Sassuolo menahan imbang Lecce 0-0 dalam laga ketat di Via del Mare.
- Sassuolo belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir Serie A.
Suara.com - Sassuolo kembali menunjukkan stabilitasnya di Serie A 2025/2026. Bertandang ke markas Lecce di Stadio Via del Mare, Sabtu (18/10/2025), tim berjulukan Neroverdi itu sukses membawa pulang satu poin setelah bermain imbang tanpa gol, 0-0.
Di balik hasil tersebut, sorotan utama mengarah pada penampilan solid Jay Idzes.
Bek Timnas Indonesia itu tampil disiplin sepanjang laga dan menjadi salah satu fondasi utama pertahanan Sassuolo.
Sejak menit awal, laga berlangsung alot. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus area berbahaya lawan.
Peluang pertama baru hadir di menit ke-13 melalui sepakan Danilo Veiga, namun kiper Sassuolo, Arijanet Muric, tampil sigap menepis bola.
Tak lama berselang, Armand Laurienté membalas lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi upayanya juga digagalkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone.
Hingga turun minum, pertahanan kedua tim masih terlalu rapat untuk ditembus — skor tetap 0-0.
Di babak kedua, tensi permainan meningkat. Domenico Berardi sempat mencoba peruntungan lewat tendangan kaki kiri khasnya, namun lagi-lagi Falcone jadi penghalang utama.
Lecce sempat mendapat peluang emas melalui Thorir Helgason pada menit ke-76, tapi Muric menunjukkan refleks luar biasa untuk menjaga gawang tetap steril.
Baca Juga: Arsenal, Manchester City dan Chelsea Rebutan Remaja Perobek Gawang Timnas Indonesia
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kedua tim akhirnya harus puas berbagi satu angka di laga pekan ini.
Secara statistik, Lecce unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 52%, sementara Sassuolo mencatat 48%.
Meski begitu, tim tamu justru menciptakan dua peluang besar — bukti efisiensi serangan mereka.
Jay Idzes, yang berduet dengan sang kapten Filippo Romagna di jantung pertahanan, tampil sangat rapi.
Berdasarkan data Fotmob, pemain berusia 23 tahun itu mendapat rating 6.9, menjadi yang tertinggi kelima di skuad Sassuolo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Strategi ACC Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Solusi Finansial
-
5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli
-
Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan
-
Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis
-
Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan
-
Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?