- Scott McTominay meminta Napoli tetap tenang meski kalah telak 2-6 dari PSV
- Kekalahan Napoli terutama disebabkan hilangnya fokus di menit-menit akhir saat bermain dengan 10 pemain
- McTominay menekankan pentingnya mentalitas stabil dengan tidak bereaksi berlebihan terhadap satu hasil buruk
Suara.com - Gelandang Napoli, Scott McTominay, meminta rekan-rekannya untuk tetap tenang usai kekalahan telak 2-6 dari PSV Eindhoven pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2025/2026, Selasa (21/10) dini hari WIB.
Meski tampil impresif dengan mencetak dua gol, McTominay mengakui timnya tampil buruk terutama di menit-menit akhir laga.
“Ini sepak bola, kamu harus menerimanya dengan kepala tegak,” kata McTominay dilansir dari laman resmi UEFA.
“Kami harus bisa bertahan lebih baik, apalagi ketika kami bermain dengan 10 orang. Dalam 10-15 menit terakhir, kami kehilangan fokus dan itu tidak bisa terjadi di level seperti ini.”
Bermain di PSV Stadion, Napoli tampil cukup baik di babak pertama.
McTominay sempat menyamakan kedudukan dan bahkan membawa timnya unggul di awal babak kedua.
Namun, bencana datang di penghujung laga ketika PSV mencetak tiga gol dalam 10 menit terakhir, membuat skor akhir menjadi 6-2 untuk tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Napoli yang sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan di Liga Champions. Namun, McTominay menegaskan timnya tidak boleh larut dalam kekecewaan.
“Dalam sepak bola, selalu ada pertandingan berikutnya yang datang dengan cepat. Kami harus bisa menyingkirkan rasa sakit dari malam ini dan fokus untuk memperbaiki diri,” ujar pemain timnas Skotlandia itu.
Baca Juga: Taktik Jitu Peter Bosz Matikan Strategi Antonio Conte: Peran False 9 Jadi Kunci
Meski hasilnya mengecewakan, McTominay menilai Napoli masih berada di jalur yang benar dan hanya perlu memperbaiki detail kecil dalam permainan.
Ia menolak tim bereaksi berlebihan setelah satu hasil buruk.
“Kami hanya perlu tetap tenang. Tidak bisa gila dan memikirkan terlalu banyak hal. Ini musim yang panjang, dan kami harus mengambilnya satu pertandingan demi satu,” tegasnya.
“Tadi malam benar-benar tidak berjalan sesuai harapan kami. Tapi pertandingan berikutnya akan datang, dan kami harus tampil lebih baik.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Taktik Jitu Peter Bosz Matikan Strategi Antonio Conte: Peran False 9 Jadi Kunci
-
Inter Milan Pesta 4 Gol, Denzel Dumfries Bongkar Taktik Jitu Cristian Chivu
-
Fabio Capello Heran Kok Bisa Napoli Dibantai 2-6 oleh PSV? Tim Lemah
-
Ogah Berkelit, Diego Simeone Akui Arsenal Hancurkan Atletico Dalam 13 Menit
-
Gianluca Vialli, Legenda Era 90-an: Anak Bangsawan yang Angkat Trofi Bersama Juventus
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi