-
Chelsea menang telak 5-1 atas Ajax di Liga Champions.
-
Tiga gol dicetak pemain U-20: Guiu, Estevao, dan George.
-
Kemenangan ini memperbesar peluang Chelsea lolos 16 besar.
Suara.com - Dua gol Chelsea lainnya disumbangkan oleh tendangan akurat Enzo Fernandez dan sebuah gol bunuh diri yang dicatatkan atas nama bek Ajax, Josep Sutalo.
Tim tamu, Ajax Amsterdam, hanya mampu memberikan perlawanan sebatas memperkecil kedudukan melalui eksekusi penalti yang sukses dilakukan oleh Wout Weghorst.
Raihan tiga poin penuh ini membawa Chelsea naik ke posisi ke-11 dalam klasemen sementara Liga Champions musim ini, mengantongi enam poin dari total tiga pertandingan.
Posisi ini memperbesar peluang The Blues secara signifikan untuk melangkah ke babak gugur 16 besar kompetisi elit Eropa tersebut.
Sebaliknya, hasil buruk ini makin membenamkan Ajax di dasar klasemen, menempati peringkat ke-36 tanpa mampu meraih satu pun kemenangan dari tiga laga yang telah dilakoni.
Pertandingan segera memanas sejak peluit dibunyikan, dengan Ajax sempat mencoba menata serangan melalui inisiatif Oscar Gloukh dan Mika Godts.
Namun, Chelsea yang mengandalkan komposisi pemain muda terlihat tampil lebih percaya diri dan menunjukkan agresivitas tinggi dalam menyerang.
Momen krusial yang mengubah dinamika permainan terjadi pada menit ke-17.
Petaka menimpa Ajax saat gelandang mereka, Kenneth Taylor, harus menerima kartu merah dari wasit setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) atas tekel kerasnya terhadap Facundo Buonanotte, memaksa tim tamu bermain dengan 10 pemain.
Baca Juga: Dilumat 2-6 oleh PSV, McTominay Minta Napoli Jangan Panik: Musim Masih Panjang!
Hanya berselang satu menit dari insiden kartu merah tersebut, Chelsea langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Dari bola liar hasil sundulan Wesley Fofana, Marc Guiu yang berdiri bebas tanpa kawalan menyambar bola untuk mencetak gol pembuka ke gawang Ajax.
Gol perdananya di Liga Champions ini menjadi pembuktian nyata kemampuan pemain muda Spanyol tersebut.
Tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan Chelsea, yang sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-27.
Gol kedua ini tercipta melalui tembakan jarak jauh dari Moises Caicedo, yang sayangnya berbelok arah setelah membentur bek Ajax, Josep Sutalo, dan mengecoh kiper Remko Pasveer, yang oleh UEFA tercatat sebagai gol bunuh diri Sutalo.
Ajax sempat memperkecil skor menjadi 2-1 di menit ke-33 lewat penalti Wout Weghorst.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Elkan Baggott Siap Geser Dominasi Kevin Diks dan Justin Hubner di Lini Belakang Timnas Indonesia
-
Gaya Main Jay Idzes Disamakan dengan Bek Nottingham Forest Seharga Rp869 Miliar
-
Pemain Tertua dan Termuda yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Satu Tahun Tersisih, Hokky Caraka Bangga Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian