-
Lille kalah 3-4 dari PAOK setelah tertinggal tiga gol di babak pertama.
-
Pelatih Bruno Genesio mengaku bertanggung jawab atas kekalahan karena salah memilih pemain.
-
Genesio menilai performa Lille di babak pertama sangat buruk dan tidak mencerminkan tim berambisi.
Suara.com - Pelatih Lille, Bruno Genesio mengungkapkan kekecewaan besar usai anak asuhnya dihajar PAOK dengan skor 3-4 dalam ajang Liga Europa, Kamis (23/10/2025).
Bermain di markas sendiri, Lille justru tampil buruk ketika menghadapi PAOK dengan bukti harus kebobolan tiga gol lebih dulu di babak pertama.
Adalah Soualiho Meite, Andrija Zivkovic, dan Giannis Konstantelias yang berhasil membobol gawang tim berjuluk Dogues sebanyak tiga kali.
Sejatinya Lille sempat memperkecil ketertinggalan di paruh kedua dengan Calvin Verdonk mencatatkan assist kepada Bennjamin Andre.
Hamza Igamane lantas membuat klub Prancis itu hanya tertinggal satu gol, tapi Andrija Zivkovic justru mencetak gol lagi pada menit ke-74 yang membuat skor 2-4.
Lille sempat mencetak satu gol lagi lewat Igamane, tapi skor 3-4 bertahan hingga akhir pertandingan.
Atas kekalahan ini, Bruno Genesia menegaskan bahwa dirinya yang bertanggung jawab karena salah memilih pemain.
"Saya menyalahkan diri sendiri karena pilihan (pemain) saya tidak tepat malam ini," ucap Genesio dikutip dari Ouest France.
"Terkadang ketika ada banyak perubahan di awal pertandingan, dari satu laga ke laga lainnya, hal itu bisa mengganggu para pemain," sambungnya.
Baca Juga: AFC Tiba-tiba Ucapkan Terima Kasih ke Patrick Kluivert, Fans Timnas Indonesia Bingung: Jasanya Apa?
Menurutnya permain Lille begitu buruk, khususnya pada babak pertama yang bisa kebobolan tiga gol.
"Malam ini kita menyia-nyiakan kemampuan kita di babak pertama. Tidak layak bagi tim yang berambisi dalam kompetisi ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Calvin Verdonk: Saya Sangat Kecewa
-
Anak Asuhnya Dibuat Malu Dean James Cs, Begini Pembelaan Unai Emery
-
Jadwal Liga Prancis Akhir Pekan Ini Sabtu Minggu Senin, Calvin Verdonk is Back!
-
Disebut Pemain Amatir oleh Pundit Belanda, Statistik Dean James Bikin Melongo
-
Cewek Indonesia Dibikin Kecewa saat Sambangi Markas Klub Calvin Verdonk LOSC Lille, Kenapa?
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
AS Roma Kalahkan Stuttgart 2-0, Niccolo Pisilli Jadi Pahlawan Kemenangan
-
Menang 1-0 atas Fenerbahce, Aston Villa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-18: Persib Bandung vs PSBS, Persija Jakarta vs Madura United
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia