- IHSG anjlok 3,27% ke level 7.337 akibat tensi geopolitik Iran vs AS-Israel.
- BEI pastikan infrastruktur pasar kuat hadapi ketidakpastian global.
- 708 saham berguguran dengan total nilai transaksi mencapai Rp 23,7 triliun.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026). Indeks kebanggaan bursa domestik ini terjun bebas 3,27 persen ke level 7.337, bahkan sempat menyentuh titik nadir di posisi 7.156.
Menanggapi "kebakaran" di papan skor tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa infrastruktur pasar modal Indonesia sejatinya telah memiliki daya tahan yang kokoh terhadap guncangan global.
"Sistem infrastruktur dan peraturan di bursa kita sudah siap untuk menghadapi dinamika pasar yang sedang ada," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Jeffrey tak menampik bahwa memanasnya tensi geopolitik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel menjadi faktor utama yang memicu kepanikan investor. Menurutnya, ketidakpastian tinggi ini merupakan fenomena global, bukan hanya terjadi di tanah air.
"Kalau kita lihat kan memang faktor eksternal yang sedang terjadi ini menimbulkan ketidakpastian yang sangat tinggi. Tidak hanya di pasar kita, tetapi juga di global market," bebernya.
Kendati demikian, Jeffrey meminta pelaku pasar tetap tenang. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan guncangan pada April tahun lalu akibat kebijakan mendadak dari Amerika Serikat. Menurutnya, situasi tahun lalu jauh lebih mencekam dibanding dinamika hari ini.
Data perdagangan menunjukkan tekanan jual yang masif. Tercatat, sebanyak 708 saham rontok, sementara hanya 68 saham yang mampu menguat, dan 41 saham lainnya jalan di tempat. Transaksi hari ini tergolong jumbo, mencapai Rp 23,741 triliun dari 2,46 juta kali frekuensi perdagangan.
Deretan saham yang masuk dalam daftar top losers di antaranya:
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Turun 14,41% ke Rp 380.
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Turun 13,50% ke Rp 2.050.
- PT GTS Internasional Tbk (GTSI): Turun 10,00% ke Rp 234.
- PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE): Turun 9,88% ke Rp 155.
- PT Sentul City Tbk (BKSL): Turun 9,40% ke Rp 106.
Baca Juga: Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun