- Seluruh pertandingan akan dipusatkan di Aspire Zone Complex, Al Rayyan, kawasan elite berjarak sembilan kilometer dari pusat kota Doha.
- Sementara partai final akan digelar di Khalifa International Stadium, salah satu stadion megah yang juga menjadi venue Piala Dunia 2022.
- Turnamen ini akan dimulai dengan fase grup yang diikuti 48 tim, dibagi menjadi 12 grup (A–L) berisi empat tim.
Suara.com - Piala Dunia U-17 2025 siap berlangsung di Qatar pada 3–27 November 2025, menghadirkan 48 tim peserta dari enam konfederasi, termasuk Timnas Indonesia U-17 yang kembali tampil setelah sukses tampil di edisi 2023.
Turnamen tahun ini akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara, naik dari format sebelumnya yang hanya 24 tim.
Seluruh pertandingan akan dipusatkan di Aspire Zone Complex, Al Rayyan, kawasan elite berjarak sembilan kilometer dari pusat kota Doha.
Sementara partai final akan digelar di Khalifa International Stadium, salah satu stadion megah yang juga menjadi venue Piala Dunia 2022.
FIFA menjanjikan pengalaman turnamen dengan teknologi mutakhir, fasilitas medis terbaik, hingga sistem pendingin canggih yang membuat suhu stadion tetap nyaman bagi pemain muda dari seluruh dunia.
Format Baru: 12 Grup, 48 Negara
Turnamen ini akan dimulai dengan fase grup yang diikuti 48 tim, dibagi menjadi 12 grup (A–L) berisi empat tim.
Dua tim terbaik dari tiap grup ditambah delapan peringkat tiga terbaik akan lolos ke babak 32 besar.
Selanjutnya, kompetisi berjalan dengan sistem gugur hingga final.
Baca Juga: Jepang Jadi Inspirasi, Timnas Indonesia U-17 Siap Bikin Kejutan Lawan Brasil
Tidak ada babak perpanjangan waktu di fase gugur, jika imbang di waktu normal, pertandingan langsung ditentukan lewat adu penalti.
Timnas Indonesia di grup Neraka
Drawing yang digelar di Doha pada 25 Mei 2025 menghasilkan banyak grup menarik.
Pasukan Nova Arianto mendapat sorotan besar karena tergabung di Grup H bersama, Brasil, Honduras dan Zambia.
Brasil datang dengan status juara tiga kali Piala Dunia U-17 (1997, 1999, 2003, dan 2019) dan kembali mengandalkan bintang muda sensasional Dell, yang dijuluki Haaland dari Brasil.
Indonesia diprediksi akan mendapat ujian berat, tapi skuat muda Garuda dipercaya bisa tampil mengejutkan seperti saat tampil di turnamen edisi 2023 di rumah sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persija Mandul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit
-
John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!
-
BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi
-
Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026
-
Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!
-
Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija
-
Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA