-
Pelatih Malut United Hendri Susilo mewaspadai Semen Padang yang ingin bangkit.
-
Malut United tak terkalahkan saat unggul lebih dulu, Chechu absen cedera panjang.
-
Laga di Ternate ini penting bagi Malut jaga posisi papan atas klasemen.
Suara.com - Sorotan pekan ke-10 BRI Super League 2025-2026 tertuju pada pertarungan sengit antara Malut United melawan Semen Padang.
Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu (26/10) di markas Laskar Kie Raha, Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Meskipun saat ini tengah berada di atas angin, Pelatih Malut United Hendri Susilo memberikan peringatan tegas kepada skuadnya.
Hendri meminta para pemain Malut United untuk sangat mewaspadai potensi kejutan dari tim tamu asal Ranah Minang yang terdesak.
Peringatan ini disampaikan langsung oleh Hendri dalam sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan penting tersebut.
“Kami mewaspadai kebangkitan Semen Padang pada pertandingan besok. Saya tekankan ke seluruh pemain agar tetap fokus, tetap berjuang, dan jangan pernah menganggap remeh lawan karena semua bisa terjadi dalam sepak bola."
Persiapan tim tuan rumah, yang memiliki waktu istirahat sangat singkat, dilaporkan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Walaupun jadwal padat, Hendri memastikan semua anak asuhnya berada dalam kondisi fisik yang prima dan siap tempur.
Kabar buruknya, salah satu pemain kunci, Chechu, harus menepi dan menjalani masa pemulihan cedera yang cukup panjang.
Baca Juga: BRI Liga 1: Nermin Haljeta Harap PSIM Yogyakarta Bisa Jaga Tren Positif
Hendri memastikan tim tetap optimistis menghadapi pertandingan meski harus kehilangan salah satu pilarnya.
“Alhamdulillah, sampai latihan sore ini pemain dalam keadaan sehat dan siap untuk bermain. Namun, Chechu harus istirahat panjang karena mengalami cedera.”
Malut United membawa bekal luar biasa ke pertandingan ini dengan catatan tiga kemenangan beruntun yang impresif.
Performa apik itu menunjukkan ketajaman lini serang Gustavo Franca dkk. yang berhasil mencetak delapan gol.
Dominasi ini semakin diperkuat oleh pertahanan kokoh mereka yang hanya kemasukan dua gol selama periode winning streak tersebut.
Catatan positif ini menjadi modal berharga bagi Laskar Kie Raha untuk terus merangkak naik di papan klasemen.
Data statistik menarik dari pekan ke-9 menunjukkan bahwa Laskar Kie Raha memiliki mental pemenang yang kuat.
Skuad arahan Hendri Susilo tercatat tidak pernah kalah jika mereka berhasil membuka skor terlebih dahulu dalam pertandingan.
Rekor impresif tersebut dirangkum dari empat kali kemenangan dan satu hasil imbang yang telah mereka torehkan.
Kemenangan terjadi saat mereka menundukkan Dewa United (3-1), Madura United (4-1), dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (1-0).
Satu hasil imbang didapatkan ketika Laskar Kie Raha bertemu dengan Persija Jakarta (1-1) dan kemenangan lain atas Persis Solo (3-1).
Situasi kontras dialami oleh tim tamu, Semen Padang, yang sedang berada dalam periode hasil yang sangat buruk.
Tim berjuluk Kabau Sirah ini harus menelan pil pahit berupa lima kekalahan beruntun dalam beberapa laga terakhir.
Hingga pekan kesembilan, gawang Semen Padang sudah kebobolan total dua belas gol, menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka.
Buruknya lagi, lima dari total kebobolan tersebut terjadi ketika Leo Guntara dkk. menjalani pertandingan tandang.
Lini belakang Semen Padang wajib bekerja keras untuk menghindari terciptanya gol cepat dari Malut United.
Rekor tandang Semen Padang musim ini benar-benar mengkhawatirkan karena mereka selalu kalah dalam tiga lawatan sebelumnya.
Kekalahan di laga away tersebut terjadi saat mereka bertamu ke markas Persib Bandung dengan skor akhir 0-2.
Selain itu, mereka juga tunduk 0-1 di hadapan Persebaya Surabaya, menunjukkan kesulitan mereka menembus pertahanan lawan.
Semen Padang juga kalah 0-2 ketika menghadapi Persita Tangerang, menegaskan tren negatif di luar kandang.
Meski demikian, riwayat pertemuan head-to-head (H2H) kedua tim justru menunjukkan keseimbangan statistik yang sempurna.
Dari empat kali pertemuan sebelumnya, Malut United dan Semen Padang masing-masing mengantongi satu kemenangan.
Dua pertandingan sisanya dari empat kali duel tersebut berakhir dengan skor imbang, menegaskan rivalitas seimbang mereka.
Hendri Susilo menyatakan bahwa staf pelatih telah merampungkan analisis mendalam terhadap kekuatan Semen Padang.
Analisis ini penting untuk meminimalisir risiko kebangkitan tim tamu yang memiliki sejarah H2H yang seimbang.
Pujian diberikan Hendri atas kinerja timnya yang berhasil menjaga tren positif sejauh ini.
“Kami sudah menganalisis kekuatan Semen Padang. Semoga tren positif Malut United terus berlanjut demi menjaga posisi tim agar tetap bersaing di papan atas klasemen.”
Senada dengan sang pelatih, perwakilan pemain Malut United, Ridho Syuhada, menyoroti aspek kebersamaan tim.
Menurut Ridho, kunci keberhasilan tim meraih hasil positif terletak pada kekompakan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Pemain tersebut menegaskan kesiapannya dan rekan setimnya untuk tampil all-out demi meraih poin penuh.
Persiapan matang ini diyakini akan membantu tim menjaga konsistensi performa di pertandingan mendatang.
“Persiapan saya dan para pemain lain berjalan baik. Kami harus menjaga konsistensi supaya dapat meraih kemenangan lagi pada pertandingan besok.”
Pertarungan antara Malut United dan Semen Padang ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menegangkan pekan ini.
Pertandingan krusial ini akan dihelat di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada hari Minggu, 26 Oktober 2025.
Kick-off dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB atau setara dengan pukul 21.00 WIT.
Seluruh pecinta sepak bola dapat menyaksikan jalannya laga ini secara langsung melalui siaran televisi Indosiar.
Perhatian besar akan tertuju pada Malut United yang berusaha mempertahankan rekor tidak terkalahkan saat mencetak gol pembuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
Terkini
-
Strategi Unik Pep Guardiola Jelang Final Piala FA: Skuad Man City Malah Disuruh Liburan!
-
Maarten Paes Disebut Sebagai Penyelamat Kemenangan Ajax Amsterdam Lawan NAC Breda
-
Bintang Baru Bermunculan di Jakarta Home Run League 2026
-
Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo
-
Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus
-
Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?
-
Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid
-
Mandul di Depan Gawang, Mauricio Souza Bongkar Masalah Utama Persija
-
Marcus Rashford Pilih Santai soal Masa Depannya
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?