-
Jay Idzes memuji fanatisme luar biasa suporter Indonesia dan mengajak publik Italia merasakannya langsung di stadion.
-
Ia menilai semangat suporter Indonesia mirip dengan Italia—setia, penuh energi, dan tetap mendukung meski tim kalah.
-
Idzes bangga mewakili Indonesia di Serie A dan mengungkap asal mula panggilan akrabnya, “Bang Jay.”
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dengan penuh kebanggaan mempromosikan fanatisme luar biasa dari para suporter skuad Garuda kepada publik Italia.
Ia bahkan tak ragu mengajak mereka untuk datang langsung ke Indonesia demi merasakan sendiri atmosfer gila yang diciptakan oleh para pendukung.
Menurut bek Sassuolo ini, ada sebuah benang merah yang sangat kuat antara suporter di Italia dengan di Indonesia yaitu semangat dan kesetiaan yang tak terbatas.
"Satu hal yang sangat mirip antara Italia dan Indonesia adalah semangat mereka terhadap sepak bola. Sulit dijelaskan, Anda harus merasakannya sendiri," ucap Jay Idzes dikutip dari Sassuolo News.
"Anda harus datang ke Indonesia sesekali. Anda harus lihat sendiri dengan mata dan kepala, Anda harus ada di stadion untuk menyaksikan pertandingan," sambungnya.
Bek kelahiran Mierlo ini secara spesifik menyoroti bagaimana dukungan itu tidak hanya terasa selama 90 menit pertandingan, tetapi jauh sebelum dan sesudahnya, bahkan ketika tim menelan kekalahan.
"Lihat cara para suporter bersiap-siap untuk datang ke pertandingan. Lihat cara mereka bersorak di luar stadion setiap laga Timnas Indonesia dan dukungan mereka bahkan ketika kami kalah," ujar Idzes.
"Saya rasa, semangat mereka sama seperti di Italia. Di Italia, suporter begitu bersemangat dan saya tidak perlu menjelaskannya," tambahnya lagi.
Fanatisme inilah yang membuatnya merasa sangat bangga bisa merepresentasikan Merah Putih di salah satu panggung termegah di dunia, Serie A.
Baca Juga: Napoli Bantai Inter 3-1, Anguissa Cetak Gol Spektakuler Rebut Takhta Liga Italia
"Orang Indonesia tentu saja menyaksikan sepak bola Italia, terutama ketika ada Emil Audero dan saya di Serie A. Mewakili Timnas Indonesia dan Indonesia itu sendiri, dengan tampil di salah satu liga terbesar di dunia membuat kami bahagia ketika orang-orang menyaksikan kami," ujarnya.
Lebih dari sekadar dukungan, Idzes juga merasakan keakraban yang luar biasa dari para suporter, yang bahkan memberinya sebuah nama panggilan khas.
"Orang-orang memanggil saya 'Bang Jay'. Saya tidak tahu alasannya, tapi ketika saya pertama datang ke Indonesia mereka memanggil saya begitu. Kurang lebih artinya seperti 'Kakak'," ucap Jay Idzes.
"Itu adalah bentuk persaudaraan, mereka memanggil saya begitu dan panggilan itu sudah terpatri. Saya tidak tahu siapa yang mengawalinya, tapi semua orang memanggil saya 'Bang Jay' sekarang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Baru Timnas Indonesia Wajib Lolos 16 Besar Piala Asia 2027 atau Gagal!
-
Media Vietnam Sindir PSSI Langsung Fokus Timnas Indonesia U-22 usai Senior Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong: Saya Ini Korban
-
Ditolak PSSI, Shin Tae-yong Berpeluang Latih Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Penyerang Klub Belanda Siap Susul Miliano Bela Timnas Indonesia: Ibu Senang Tiap Pulang ke Depok
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19