-
- Media Vietnam menilai Timnas Indonesia bakal kesulitan menjuarai FIFA ASEAN Cup jika turnamen digelar di luar kalender FIFA.
- Negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand dikhawatirkan tak bisa memanggil pemain terbaiknya, sementara Vietnam dinilai lebih siap.
- Pengalaman di AFF Cup 2024 menunjukkan Vietnam unggul dalam manajemen jadwal dan persiapan, membuat peluang Indonesia dinilai belum besar.
Suara.com - Media Vietnam, Soha, menilai Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan besar untuk bisa menjuarai FIFA ASEAN Cup, turnamen baru yang akan digelar di bawah naungan FIFA.
Analisis ini muncul setelah melihat pengalaman negara-negara Arab dalam ajang serupa, FIFA Arab Cup, yang sempat digelar pada 2021.
FIFA ASEAN Cup akan mempertemukan seluruh negara anggota di kawasan Asia Tenggara dengan format yang disebut-sebut mirip FIFA Arab Cup.
Meski jadwal resmi dan format belum diumumkan, media Vietnam menyoroti satu hal penting, yakni kemungkinan turnamen ini digelar di luar kalender resmi FIFA.
Jika hal itu terjadi, negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand dikhawatirkan akan kesulitan memanggil para pemain terbaiknya, terutama yang bermain di Eropa.
Kondisi ini mirip dengan yang dialami negara-negara seperti Maroko dan Tunisia di FIFA Arab Cup 2021, ketika mereka tak bisa menurunkan skuad utama karena turnamen berlangsung di luar jadwal FIFA.
Sebaliknya, Vietnam dinilai lebih diuntungkan karena federasi mereka mampu mengatur jadwal liga domestik dengan baik.
Pada AFF Cup 2024 lalu, V.League sempat dihentikan sementara agar Timnas Vietnam bisa melakukan pemusatan latihan dan uji coba ke Korea Selatan. Hasilnya, Vietnam keluar sebagai juara.
Sementara itu, Timnas Indonesia sempat kesulitan di Piala AFF 2024 karena tidak bisa memanggil semua pemain naturalisasi yang merumput di luar negeri. Hanya Rafael Struick yang akhirnya bisa bergabung di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Tidak Ada Drama Klub Tak Lepas Pemain Lagi, FIFA ASEAN Cup akan Lebih Seru
Media Vietnam menyimpulkan bahwa jika FIFA ASEAN Cup digelar di luar FIFA Matchday, maka kondisi serupa berpotensi terulang.
Indonesia, Malaysia, dan Thailand kemungkinan tidak akan tampil dengan kekuatan penuh, sedangkan Vietnam tetap memiliki keunggulan dalam hal persiapan dan ketersediaan pemain.
Dengan situasi ini, peluang Indonesia untuk menjadi juara dinilai belum terlalu besar, apalagi jika faktor ketersediaan pemain dan persiapan tim kembali menjadi kendala utama seperti di turnamen-turnamen sebelumnya.
Berita Terkait
-
Tidak Ada Drama Klub Tak Lepas Pemain Lagi, FIFA ASEAN Cup akan Lebih Seru
-
Joey Peluppesy Dikabarkan ke Persib Bandung, Lini Tengah Disesaki Pemain Timnas Indonesia
-
Bek Rp130 Miliar Bilang Timnas Indonesia Punya Kesamaan dengan Italia, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Tak Jadi Algojo Penalti, Keputusan Pelatih Monchengladbach Dikritik
-
Kondisi 3 Pemain Abroad Indonesia di Eredivisie: 2 Full Senyum, 1 Sedih
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123